Liga 1 Dihentikan, Konate: Pemain Harus Bermental Baja dan Optimis

AKURAT.CO, Gelandang Rans Nusantara FC, Makan Konate berbicara mengenai dihentikannya kompetisi Liga 1 Indonesia 2022-2023. Sebagai pesepakbola profesional, ia menerima dengan lapang dada situasi yang ada.
Liga 1 2022-2023 saat ini tengah diberhentikan sampai batas waktu yang tak ditentukan. Kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu tak dilanjutkan untuk sementara imbas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terjadi pada 1 Oktober.
Menurut Konate, tidak ada yang bisa dilakukan oleh para pemain selain harus bermental baja dan profesional. Setiap pemain wajib menjaga kondisi fisiknya masing-masing meski belum diketahui kapan liga kembali bergulir.
"Mental harus kuat dan optimis, kami pemain profesional harus punya target untuk siap ketika liga dimulai," ucap Konate ditemui awak media di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Rabu (2/11).
Di sisi lain, Konate juga sejatinya cukup menyayangkan penghentian kompetisi. Sebab, timnya sedang dalam tren cukup apik sebelum liga disetop.
Rans Nusantara FC diketahui menyelesaikan tiga pertandingan terakhirnya tidak terkalahkan. Mereka mampu mengemas satu kemenangan dan dua hasil seri.
“Selama sebelas pertandingan sudah beberapa kali menang dan beberapa kali kalah, kemarin waktu liga diberhentikan Rans sedang dalam performa yang baik,” ucapnya.
“Sekarang kami fokus latihan untuk rencana liga kembali bergulir untuk menjaga kondisi.”
Lebih jauh, Konate juga menyampaikan pandangannya mengenai Tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan lebih dari 130 orang meninggal dunia. Pemain asal Mali itu turut berduka cita dan berbelasungkawa.
Selain itu, Konate juga berpesan agar semua pihak, termasuk suporter di Indonesia untuk bisa lebih bertanggung jawab dan menerima kekalahan yang dialami timnya.
"Ya selamat jalan untuk yang menjadi korban meninggal dunia, itu kemarin situasi yang sangat berat. Saya satu tahun setengah di Arema dan banyak kenangan juga di sana," tutur Konate.
"Untuk semua suporter Indonesia harus sabar, karena pertandingan sepak bola itu harus terima ketika tim menang dan kalah.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




