Takluk dari Uruguay, Indonesia Peringkat ke-22 di Piala Dunia Amputasi
AKURAT.CO, Tuntas sudah perjuangan Tim Nasional Amputasi Indonesia di Piala Dunia Amputasi 2022. Tim Merah Putih harus mengakhiri keikutsertaannya dengan menghuni peringkat ke-22 usai menelan kekalahan dari Uruguay dalam pertandingan terakhir.
Dalam pertandingan penentuan peringkat 21-22, Timnas Amputasi Indonesia harus mengakui ketangguhan tim asal Amerika Selatan tersebut dengan skor tipis 2-3 di Turkish Football Federation (TFF) Riva Hasan Doğan National Teams Camp and Training Facility, Istanbul, Turki, Minggu (9/10).
Pada laga tersebut, Indonesia langsung tertinggal lewat gol cepat Uruguay yang dicetak oleh pemain nomor enam. Padahal, pertandingan belum berjalan satu menit.
Namun, Indonesia mampu merespons dengan baik. Muhammad Shiddiq Bahiri berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ketiga. Skuat Garuda INAF (Indonesia National Amputee Football/PSAI) kemudian berhasil membalikkan kedudukan jelang babak pertama berakhir.
Bahiri yang melakukan tusukan dari sisi kanan penyerangan, dilanggar wasit di dalam kotak penalti. Aditya yang didapuk sebagai eksekutor, melakukan tugasnya dengan baik untuk membawa Indonesia unggul 2-1 pada paruh pertama.
Sayang, keunggulan itu tak mampu dipertahankan oleh tim Indonesia hingga akhir laga. Tim Uruguay mampu menyamakan kedudukan dan berbalik unggul, sekaligus memenangkan pertandingan 2-3.
“Hari ini kami tim Indonesia bertanding melawan Uruguay. pertandingan berjalan lancar dan seimbang, lalu kami sempat unggul lebih dulu 2-1 sampai akhirnya kami kehilangan momentum,” kata Pelatih Timnas Amputasi Indonesia, Bayu Guntoro dalam keterangannya usai laga.
“Lalu tim lawan bisa memanfaatkan kesalahan dari kami dan akhirnya mereka bisa mencetak gol di menit-menit akhir dan kami kalah 2-3. Tapi semua sudah berjalan dengan lancar.”
Kekalahan ini membuat tim Indonesia berarti menempati peringkat ke-22 di Piala Dunia Amputasi 2022. Mereka hanya menang sekali, yakni saat melawan Jerman (3-2) pada laga sebelumnya.
Bayu pun berharap keikutsertaan di Piala Dunia Amputasi 2022 bisa menjadi pembelajaran bagi anak asuhnya untuk ajang berikutnya di masa yang akan datang.
“Kami memang layak kalah hari ini. Cuma kami ingin belajar lebih di event berikutnya, mudah mudahan kami bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan kami di event selanjutnya,” tutur Bayu.
“Banyak yang harus diperbaiki, dari semua aspek, dari mental, teknik yang terutama dalam sepakbola amputasi. Itu yang paling penting.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




