Nottingham Forest Akhirnya Kembali Lagi ke Liga Premier Inggris

AKURAT.CO Nottingham Forest mengakhiri penantian 23 tahun untuk bisa kembali berlaga di Liga Premier Inggris. Mereka baru saja berhasil mengalahkan Huddersfield dengan skor 1-0 pada final play-off Divisi Championship di Stadion Wembley, London, Minggu (30/5) malam waktu setempat.
Dikutip dari Sky Sports, Senin (30/5) Nottingham Forest tercatat terakhir kali bermain di Liga Premier Inggris adalah pada musim 1998/99 sebelum akhirnya mereka terdegradasi ke Divisi Championship.
Saat menghadapi Huddersfield, kemenangan Forest lahir berkat gol bunuh diri dari Levi Colwill pada menit 43 yang berawal dari tendangan gelandang James Gardner.
Skuad asuhan Steve Cooper ini melengkapi tiga tim yang promosi ke Liga Premier Inggris, menyusul Fulham dan Bournemouth yang telah memastikan diri setelah menduduki peringkat satu serta dua divisi Championship.
Pada pertandingan ini, Forest sedikit unggul dalam menguasai jalannya dibanding Huddersfield dengan mencatatkan 52 persen dan melepaskan dua tendangan tepat sasaran ke gawang Huddersfield.
Huddersfield berjuang untuk menciptakan peluang dan memasukkan Jordan Rhodes dan Duane Holmes ketika pertandingan tersisa 15 menit lagi untuk mencoba dan menemukan jalan kembali ke permainan.
Meski begitu, hingga pertandingan usai, Forest mampu mengamankan kemenangan mereka dan membuat Huddersfield harus kembali berlaga di Divisi Championship setelah terakhir kali tampil di Liga Premier Inggris pada musim 2018/19.
Nottingham Forest adalah salah satu klub besar Inggris pada masanya. Mereka jadi salah satu tim terkuat di era 70-an, 80-an, bahkan sampai di awal 90-an.
Forest adalah salah satu bagian dari founding member Premier League ketika didirikan pada tahun 1992 silam. Saat itu, Premier League diperlukan untuk memperbarui kompetisi jadi lebih baik.
Saat itu Forest masih ditangani Brian Clough, pelatih legendaris Forest. Masalahnya, Forest justru terus kesulitan setelah Premier League dibentuk. Berikut langkah perjalanan kemerosotan Forest.
Tahun 1999 jadi tahun terakhir Forest di kasta tertinggi. Setelahnya mmereka tidak bisa lagi kembali ke Premier League sampai tahun 2022 ini.
Meski turun ke kasta kedua, Forest masih dianggap sebagai salah satu favorit dan diyakini bisa segera naik ke Premier League. Namun, ternyata perjalanan Forest tidak mudah.
Masalah finansial menyulitkan Forest untuk membentuk tim yang bisa bersiang di papan atas. Musim 2002/23, Forest berhasil sampai ke babak pley-off, tapi mereka harus takluk 2-3 dari Sheffield United di semifinal.
Tahun 2004, divisi kedua Liga Inggris mendapatkan branding baru sebagai Championship. Forest juga termasuk salah satu founding member, tapi sayangnya mereka hanya bertahan semusim.
Tahun 2005, Forest kesulitan menjaga posisi di Championship. Mereka pun harus turun ke kasta ketiga.
Meski demikian, kerja keras Nottingham Forest akhirny berhasil membuat mereka kembali kasta tertinggi sepakbola Inggris. Mereka harus siap bersaing dengan klub-klub terbaik Negeri Ratu Elizabeth jika ingin terus berada di Liga Premier.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan



