AKURAT.CO, Nasib tragis dialami juara bertahan Aljazair di Piala Afrika 2021. The Desert Warrior-julukan Aljazair-harus mengakhiri turnamen sebagai juru kunci setelah menelan kekalahan 3-1 di pertandingan terakhir grup E melawan Pantai Gading, Kamis (20/1) malam WIB.
Bertanding di Stadion Japoma, Douala, Pantai Gading yang sudah mengantongi satu tiket ke 16 besar, tetap langsung berniat menguasai pertandingan. Bahkan, sejumlah serangan dilancarkan untuk mengancam Aljazair lewat Ibrahim Sangare dan kawan-kawan.
Namun, Pantai Gading baru bisa membuka keunggulan pada menit ke-23. Adalah Franck Kessie yang sukses membobol gawang Raïs M'Bolhi usai memanfaatkan kerja sama apik dengan Nicolas Pepe.
Unggul satu gol tak membuat Pantai Gading mengendurkan serangan. Benar saja, lima menit jelang turun minum, Sangare mampu menggandakan keunggulan pasukan Les Elephant-julukan Pantai Gading-.
Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Serge Aurier di sisi kanan penyerangan, Sangare yang berdiri bebas di dalam kotak penalti lawan langsung menggetarkan jala gawang Aljazair lewat sundulan. Gol! 2-0 untuk Pantai Gading.
Aljazair sebenarnya berusaha untuk memperkecil kedudukan lewat serangan-serangan yang dilancarkan oleh Ramiz Zerrouki. Namun, skor tidak mengalami perubahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Pantai Gading masih bernafsu menambah keunggulan. Serangan bertubi-tubi dilancarkan baik lewat Max-Alain Gradel, Sebastien Haller, Aurier, hingga Pepe dalam lima menit awal.
Gol ketiga Pantai Gading akhirnya datang pada menit ke-55. Pepe yang melakukan akselerasi dari sisi kanan penyerangan, melepaskan tembakan di dalam kotak penalti untuk memaksa M’Bolhi memungut bola untuk ketiga kalinya.
Aljazair sebenarnya berkesempatan memangkas ketertinggalan skor. Tepatnya pada menit ke-57 ketika Youcef Belaili dilanggar di dalam kotak terlarang. Namun, Riyad Mahrez yang menjadi eksekutor justru gagal melakukan tugasnya dengan baik setelah tembakannya hanya membentur tiang kiri gawang Badra Ali Sangaré.
Juara Piala Afrika 2019 akhirnya berhasil memperkecil kedudukan. Pemain pengganti Sofiane Bendebka mampu menjebol gawang Pantai Gading lewat sundulan setelah mendapat asis dari Aissa Mandi pada menit ke-73.
Setelah gol tersebut, Aljazair tak henti-hentinya menggempur pertahanan Pantai Gading. Bahkan sejumlah peluang tercipta lewat Islam Slimani dan Yacine Brahimi. Namun, kiper Ali Sangare mampu mementahkan peluang-peluang tersebut.
Alih-alih mendapat gol tambahan, Aljazair malah harus kebobolan lagi. Kali ini, Haller yang menerima umpan manja dari Habib Maiga, menciptakan gol keempat lewat sundulannya saat injury time. Untungnya, gol Haller tersebut dianulir sehingga laga berakhir 3-1 untuk kemenangan Pantai Gading.
Sementara itu, pertandingan Grup E lainnya di Stadion Limbe pada waktu yang sama, Equatorial Guinea juga secara mengejutkan mampu mengalahkan Sierra Leone. Mereka menang tipis 1-0 berkat gol Pablo Ganet (38’).
Dengan hasil ini, maka Pantai Gading lolos ke 16 besar dengan status juara grup E dengan perolehan tujuh poin. Les Elephant didampingi Equatorial Guinea yang mengoleksi enam poin.
Sierra Leone membuntuti di peringkat tiga dengan dua poin, yang berarti gagal lolos. Adapun Aljazair, harus puas mengakhiri Piala Afrika 2021 sebagai juru kunci Grup E dengan perolehan satu poin.
Pantai Gading 3-1 Aljazair
Matchday ketiga Grup E PIala Afrika 2021
Stadion Japoma, Douala, Kamerun / Kamis, 20 Januari 2022 - 23.00 WIB
Gol: Franck Kessie (22’), Ibrahim Sangare (39’), Nicolas Pepe (54’) - Sofiane Bendebka (73')
Pantai Gading (4-3-3): Badra Ali Sangare; Konan, Simon Deli, Odilon Kossounou, Serge Aurier; Franck Kessie, Jean Michael Seri, Ibrahim Sangare; Max-Alain Gradel, Sebastian Haller, Nicolas Pepe. Pelatih: Patrice Beaumelle
Aljazair (4-2-3-1): Rais M'Bolhi; Ramy Bensebaini, Abdelkader Bedrane, Aissa Mandi, Youcef Atal; Ramiz Zerrouki, Ismael Bennacer; Mohamed Youcef Belaili, Said Benrahma, Riyad Mahrez; Baghdad Bounedjah. Pelatih: Djamel Belmadi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 9Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver
- 10Presiden Prabowo Minta Perekrutan TNI-Polri Tidak Melulu Lihat Fisik, Boleh Berkacamata Asal Pintar




