AKURAT.CO, Keputusan sebagian pemain dari Liga 1 dan Liga 2 mengikuti turnamen antar kampung (tarkam) di tengah ketiadaan kompetisi profesional disikapi dengan bijak oleh PSSI. Ketiadaan kompetisi dinilai menjadi satu-satunya persoalan.
PSSI saat ini masih terus berupaya mendapat izin kepolisian agar bisa menggelar kembali sepakbola kasta tertinggi di tanah air. Ketiadaan kompetisi inilah membuat sebagian pemain harus memutuar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup.
"Kami tidak bisa menahan mereka. Mereka butuh makan, tetapi kompetisi belum berjalan. Jadi, ikut tarkam tidak bisa dilarang," kata Iriawan kepada awak media di komplek SUGBK, Jakarta, pada Rabu (10/2).
PSSI bersama PT LIB terus memberikan upaya terbaik agar kompetisi dapat kembali dilaksanakan. Namun, izin hingga saat ini belum diberikan, sehingga kompetisi belum dapat dilaksanakan.#KitaGaruda pic.twitter.com/iibakrQk39
— PSSI (@PSSI) January 7, 2021
Nasib kompetisi di tanah air masih belum pasti sampai saat ini meski berbagai upaya sudah dilakukan. PSSI dan LIB selaku penyelenggara sudah menyiapkan rencana dan protokol kesehatan ketat jika izin keramaian dikeluarkan pihak kepolisian.
Recanan kompetisi dan protokol kesehatan itu sudah dipaparkan PSSI dan LIB dalam rapat koordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga pada Rabu kemarin. Selanjutnya, pihak kepolisian akan mengkaji presentasi itu.
Sejauh ini pertimbangan pihak kepolisian adalah mengutamakan keselataman masyarakat umum di tengah meningkatnya kasus corona di tanah air. Menggelar kompetisi di tengah lonjakan kasus dinilai memiliki risiko yang begitu besar.
Selain berdampak ke perekonomian pemain, ketiadaan kompetisi juga sangat memengaruhi fisik pemain Tim Nasional Indonesia yang saat ini disiapkan untuk SEA Games Hanio 2021. Fisik pemain-pemain yang ada di pemusatan latihan dinilai menurun dratis ke titik nol.
"Mudah kepolisian kasih izin kompetisi karena saat ini belum," kata Iriawan sambil menambahkan bahwa mereka akan berusaha menjalankan protokol kesehatan yang ketat termasuk menggelar pertandingan tanpa penonton jika izin keluar.
Kompetisi musim 2020 sebelumnya terpaksa ditunda setelah beberapa kali usaha untuk melanjutkannya gagal. Setelah pembatalan, PSSI dan LIB pun langsung menyiapkan rencana untuk musim 2021 yang rencananya akan digelar pasca Lebaran tahun ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok



