Akurat Logo

Serangan Gas Air Mata Tunda Final Copa Libertadores

Ardiansyah Pratama | 25 November 2018, 03:53 WIB
Serangan Gas Air Mata Tunda Final Copa Libertadores

AKURAT.CO, Final Copa Libertadores yang mempertemukan dua musuh bebuyutan asal Argentina, Boca Juniors dan River Plate tidak akan pernah berjalan mulus. Setelah hasil imbang 2-2 di leg pertama, pertandingan kedua rencananya akan dimainkan pada pukul 20.00 waktu setempat (03.00 WIB) di Stadion Monumental markas River Plate.

Namun, dalam persiapan untuk salah satu pertandingan yang paling ditunggu-tunggu dalam sejarah sepakbola Amerika Selatan ini, kekacauan sempat terjadi. Sekumpulan oknum suporter tuan rumah, melempari bus yang ditumpangi pemain Boca Junior dengan batu dan bahkan gas air mata saat menuju Stadion.

Dikutip laman Metro, dua pemain Boca Juniors, Pablo Perez dan Gonzalo Lamardo bahkan harus dilarikan ke rumah sakit akibat insiden serangan tersebut. Perez dikirim ke rumah sakit setelah mengalami luka di lengannya dan diduga salah satu matanya terkena pecahan kaca jendela bus.

Polisi coba membubarkan para oknum suporter anarkis tersebut dengan gas air mata. Namun gas air mata yang ditembakan polisi tersebut menjadi bumerang karena para suporter River Plate malah melemparkannya ke jendela bus pemain Boca yang sudah pecah.

Carlos Tevez, Mauro Zarate, Sebastian Villa, Gonzalo Lamardo, dan Agustin Almendra terkena dampak gas air mata tersebut. Saat para pemain Boca menuju ruang ganti, kamera televisi merekam Tevez yang tengah muntah akibat gas air mata tersebut.

Akibat insiden tersebut, CONMEBOL memutuskan untuk menunda kick-off selama satu jam, meskipun beberapa pemain Boca berada dalam keadaan tidak layak untuk menjalani pertandingan.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.