Pelatih Baru Timnas Indonesia Juga Ditugaskan Tangani Timnas U-23
Endarti | 24 Desember 2025, 16:17 WIB

AKURAT.CO, PSSI memberikan sinyal kuat terkait arah baru kepelatihan Timnas Indonesia. Federasi memastikan Pelatih Kepala Timnas Indonesia ke depan sekaligus akan menangani Timnas Indonesia U-23.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji. Ia menyebut bahwa keputusan itu merupakan hasil pembahasan internal jajaran pimpinan PSSI.
Menurut Sumardji, Exco PSSI telah sepakat bahwa penunjukan pelatih Timnas Indonesia tidak akan dipisahkan dengan Timnas U-23. Pelatih yang ditunjuk nantinya akan memegang tanggung jawab penuh terhadap dua level tim nasional tersebut.
Baca Juga: Jordi Amat Tekankan Pentingnya Pelatih Baru Sebelum Timnas Indonesia Bidik Piala Dunia 2030
Kebijakan ini menjadi langkah baru PSSI dalam menyelaraskan program pembinaan dan prestasi tim nasional. Dengan satu komando kepelatihan, federasi berharap kesinambungan antara tim senior dan kelompok usia dapat terjaga.
Model ini berbeda dengan kebijakan sebelumnya saat Patrick Kluivert menukangi Timnas Indonesia. Pada periode tersebut, Timnas Indonesia U-23 dipercayakan kepada asisten pelatih, Gerald Vanenburg.
Saat ini, posisi pelatih Timnas Indonesia U-23 memang tengah kosong. Kekosongan itu terjadi setelah PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Indra Sjafri usai kegagalan mencapai target di SEA Games 2025.
Sumardji menjelaskan, keputusan menggabungkan posisi pelatih tersebut telah dibahas bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir serta Wakil Ketua Umum dan jajaran Exco lainnya. Hasilnya, PSSI sepakat menerapkan sistem satu paket kepelatihan.
Baca Juga: Exco PSSI Sepakat Pilih John Herdman Sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia, Tinggal Pengumuman Resmi
“Tadi berkaitan dengan pelatih Timnas U-23, jadi dari hasil apa yang kita diskusikan sama-sama dengan Bapak Ketua Umum dan juga Wakil Ketua Umum 1 dan 2, dan juga teman-teman Exco untuk pelatih U-23 atau U-22 itu nanti akan menjadi satu paket,” kata Sumardji beberapa waktu lalu di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bersifat final dan menjadi kebijakan resmi federasi dalam proses penunjukan pelatih berikutnya. Skema ini dinilai akan memudahkan sinkronisasi strategi dan filosofi permainan.
“Saya ulangi sekali lagi, akan menjadi satu paket dengan pelatih Timnas Senior,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 5Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 8Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








