Berpacu dengan Waktu, Real Madrid Versi Xabi Alonso Bersiap Berikan Tekanan untuk Sang Pelatih

AKURAT.CO, Tinggal sepekan lagi, Xabi Alonso akan memulai petualangan barunya bersama Real Madrid. Ya, laga pramusim menghadapi tim asal Austria, WSG Tirol, akan menjadi pertandingan pertama Alonso memimpin Los Blancos.
Sejatinya Xabi Alonso sudah memulai kerja sebagai Pelatih Real Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025. Namun, setelah dikalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di semifinal, Alonso menganggap turnamen tersebut masih bagian dari musim lalu.
“Ini adalah pertandingan terakhir musim 2024-2025, dan Agustus kami akan memulai musim 2025-2026, yang akan sedikit berbeda,” kata Xabi Alonso usai laga kontra PSG di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, 9 Juli silam.
“Kami akan memulai dari coretan pertama.”
Baca Juga: Xabi Alonso Sebut Kekalahan Madrid atas PSG Sisa Musim 2024-2025, Musim Baru Dimulai Agustus
Adapun laga pramusim Real Madrid melawan WSG Tirol akan berlangsung di Tivoli Stadion Tirol, Tirol, Selasa (12/8). Sepekan kemudian, Xabi Alonso akan memimpin Madrid menjamu Osasuna untuk laga pembuka La Liga Spanyol 2025-2026.
Sejalan dengan rekam jejak brilian sang pelatih bersama Bayer Leverkusen, optimisme jelas mengembang di kubu Madrid. Terutama untuk mengobati musim lalu yang gagal meraih satu gelar pun.
Harian olahraga terkemuka Spanyol yang bermarkas di Madrid, Marca, menyebut bahwa Alonso tak punya banyak waktu untuk menyiapkan timnya sebelum musim baru.
Dihitung sejak laga terakhir melawan PSG, para pemain Madrid hanya mendapatkan jeda selama 26 hari sebelum kembali berlatih pada 4 Agustus lalu. Praktis, Madrid hanya punya dua pekan berlatih sebelum laga pembuka melawan Osasuna.
Baca Juga: Real Madrid Hanya Bisa Imbang di Laga Debutnya, Xabi Alonso tak Kaget
Madrid sendiri sudah mengusulkan kepada otoritas kompetisi untuk memundurkan jadwal pertandingan melawan Osasuna. Namun begitu, Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), menolak permintaan tersebut.
Sebagai eks pemain Madrid, Alonso tak perlu diberitahu soal tekanan sebagai pelatih Madrid. Plus menggantikan Carlo Ancelotti yang menjalani empat musim yang relatif sukses, gelar Liga Champions adalah mutlak dibebankan kepada Alonso.
Musim yang terbentang di depan jelas adalah tantangan besar bagi eks Pelatih Real Sociedad B dan Bayer Leverkusen tersebut. Juga kewajiban bagi Alonso untuk meredam seteru abadi Barcelona yang musim lalu mendominasi timnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






