Indonesia Gagal Juara Piala AFF, Menpora: Evaluasi Dibutuhkan untuk Pertahankan Emas SEA Games
Leo Farhan | 30 Juli 2025, 15:52 WIB

AKURAT.CO, Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara di Piala AFF U-23 2025 menjadi bahan evaluasi penting. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh untuk menjaga kans mempertahankan medali emas di SEA Games mendatang.
"Ke depan perlu ada evaluasi serta penajaman strategi. Tantangan terbesar adalah mempertahankan emas SEA Games untuk sepakbola," kata Dito selepas laga final Piala AFF U-23.
Timnas U-23 Indonesia harus puas finis sebagai runner-up setelah takluk 0-1 dari Vietnam pada partai final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (29/7) malam. Satu-satunya gol kemenangan Vietnam dicetak oleh Nguyen Cong Phuon pada menit ke-37.
Meski gagal mengangkat trofi, Menpora tetap mengapresiasi perjuangan skuad Garuda Muda. Ia melihat performa Kadek Arel dan kawan-kawan sudah menunjukkan perkembangan yang positif.
"Pastinya apresiasi, Indonesia bisa sampai ke final. Artinya strategi yang dipakai dan pola permainan sudah baik," ujar Dito selepas laga, Selasa (29/7).
Tak hanya kepada pemain, apresiasi juga disampaikan Menpora kepada para suporter yang memenuhi stadion. Tercatat sebanyak 35.592 penonton hadir langsung memberikan dukungan.
"Kita lihat tadi stadion penuh. Ini artinya energi dukungan dari masyarakat sangat luar biasa. Kepada masyarakat, mohon terus dukung dan doakan Timnas Indonesia," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga menyayangkan hasil akhir di laga puncak. Namun, ia tetap bangga atas pencapaian tim yang berhasil melaju hingga final, meski tidak dalam komposisi terbaik.
"Kalau dibilang ini tim terbaik, ya tidak. Kita kehilangan dua pemain inti, Arkhan Fikri dan Toni Firmansyah dalam kondisi tidak prima. Keseimbangan lapangan tengah jadi kurang maksimal," kata Erick.
Kendati demikian, ada secercah kebanggaan dari turnamen ini. Dua pemain Indonesia berhasil mencatatkan prestasi individu. Jens Raven keluar sebagai top scorer, sementara Muhammad Ardiansyah dinobatkan sebagai kiper terbaik turnamen.
Prestasi tersebut, menurut Erick, menjadi cerminan bahwa Indonesia memiliki talenta muda yang menjanjikan untuk masa depan sepakbola nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








