Telan 4 Kekalahan Beruntun, Benarkah Standar MU Kini Sekadar Menghindar dari Turun Kasta?

AKURAT.CO, Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim, tampaknya tak mau “memoles-moles” realita yang dihadapi klubnya. Ya, pelatih asal Portugal itu secara terbuka bilang bahwa MU berpotensi terancam turun kasta.
“Saya kira itu adalah sebuah kemungkinan. Kami harus berjelas-jelas dengan para pendukung kami,” kata Ruben Amorim sebagaimana dipetik dari BBC.
Sikap ini ditunjukkan Ruben Amorim selepas MU tumbang 0-2 kontra Newcastle United di Stadion Old Trafford, Manchester, akhir tahun lalu.
Baca Juga: MU Kalah Lagi, Ruben Amorim Akui Situasi Berat Disertai Suporter yang Lelah
Kekalahan atas Newcastle adalah yang keempat secara beruntun oleh MU dan tren terburuk sejak Amorim resmi mendarat ke Manchester pada 11 November silam.
Situasi berdampak ke papan klasemen di mana saat ini Setan Merah berada di peringkat ke-14 klasemen dengan raihan 22 angka. Jumlah itu berjarak tujuh angka saja dari Ipswich Town di posisi ke-18 atau batas teratas zona merah.
Posisi ke-14 adalah yang terburuk bagi MU di fase pergantian tahun sejak 1989. Ketika itu MU yang masih dibesut Sir Alex Ferguson berada di peringkat ke-15 namun mengakhiri musim di peringkat ke-13 dan menjuarai Piala FA.
Baca Juga: Ruben Amorim: MU Lebih Baik Bersama Rashford, Dia Harus Tunjukkan Penampilan Level Terbaik
Hal lain dalam urusan sejarah adalah MU terakhir kali turun kasta 50 tahun lalu. Yakni di akhir musim 1973-1974 di mana ketika itu MU menempati peringkat ke-21 dari 22 tim dengan raihan 32 poin.
Bagi tim sekelas MU, situasi di mana mereka saat ini sekadar melepaskan diri dari turun kasta jelas bukan pada tempatnya. Ketika David Moyes didaulat menggantikan Ferguson pada 2013, gagal ke Liga Champions saja sudah menjadi “aib” bagi MU.
Jika kenyataannya memang begitu, apa yang harus dilakukan MU?
Secara matematis, dengan format 38 pertandingan semusim di Liga Primer Inggris saat ini, setiap tim sekurang-kurangnya membutuhkan 35,6 poin untuk menghindari relegasi.
Jelas cukup bagi MU karena saat ini pertandingan yang mereka tempuh baru separuh atau 19 laga saja. Terdekat, mereka langsung dihadapkan pada pertandingan berat melawan pemuncak klasemen, Liverpool, di kandang lawan pada 5 Januari nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







