Thomas Tuchel Merasa Dikhianati Wasit dan Hakim Garis, Carlo Ancelotti tak Setuju

AKURAT.CO, Pelatih Bayern Muenchen, Thomas Tuchel, tak membiarkan kemenangan Real Madrid atas timnya di leg kedua semifinal Liga Champions 2023-2024 berlalu begitu saja.
Selepas laga di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Rabu (8/5) atau Kamis dini hari WIB, itu, Thomas Tuchel menyoroti soal keputusan wasit dan hakim garis yang menyatakan gol Matthijs De Ligt di ujung laga batal karena off-side.
“Itu adalah keputusan petaka dari hakim garis dan wasit. Rasanya seperti dikhianati di akhir,” kata Thomas Tuchel di sesi konferensi pers usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Comeback Dramatis, Real Madrid ke Final Liga Champions Lewat Dua Gol Joselu
Keluhan ini disampaikan Tuchel karena hakim garis sudah meniup peluit dan hakim garis mengangkat bendera sebelum De Ligt melepaskan sepakan yang menjebol gawang Madrid di menit ke-103.
Tuchel keberatan karena menurutnya wasit dan hakim garis harus menunggu sampai bola tak lagi dimainkan untuk mengambil keputusan. Terlebih, gol tersebut bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan laga bisa berlanjut ke adu penalti.
“Hakim minta maaf tetapi itu tidak membantu,” kata Tuchel.
“Ada dua kesalahan. Kesalahan pertama adalah hakim garis. Dia langsung mengangkat bendera; untuk mengangkat bendera di situasi seperti itu, Anda harus sangat, sangat yakin itu adalah offside.
Baca Juga: Akui Muenchen Lebih Baik di Leg Pertama, Carlo Ancelotti Tegaskan Madrid Punya Skuad Terbaik
“Kami punya tembakan dalam lima detik (setelah bendera diangkat) dan wasit punya kesempatan untuk tidak meniup peluit, tetapi dia meniup. Itu bertentangan dengan semua aturan.”
Kekalahan atas Madrid cukup menyesakkan bagi Muenchen karena mereka sejatinya unggul lebih dulu melalui gol Alphonso Davies di menit ke-68. Namun, Madrid membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol di menit ke-88 dan 90+1.
Adapun Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, punya pendapat berbeda dari Tuchel. Ancelotti membalas dengan mengatakan bahwa Madrid juga punya peluang untuk memprotes gol Nacho yang dianulir wasit.
“Jika mereka bisa memprotes itu kami juga bisa memprotes gol Nacho yang tak diizinkan,” kata Ancelotti.
Dengan kemenangan ini, Madrid akan bermain di final Liga Champions melawan Borussia Dortmund. Laga final bakal dimainkan di Stadion Wembley, London, Inggris, 1 Mei mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








