Eric Cantona dan Balas Dendam terhadap Media dengan Kalimat "Burung Camar"

AKURAT.CO, Dua puluh sembilan tahun berlalu dan legenda Manchester United, Eric Cantona, akhirnya bicara soal kalimat "filosofis" yang diucapkannya di hari-hari setelah insiden "tendangan kungfunya" yang ikonik.
"Ketika burung-burung camar mengikuti pukat, itu karena mereka pikir ikan-ikan sardin akan dilemparkan ke laut," demikianlah kalimat puitik yang diucapkan Eric Cantona dalam jumpa pers pertama selepas ia menendang seorang suporter Crystal Palace di Stadion Selhurst Park, London, Inggris, Januari 1995.
Sebagaimana dikabarkan The Guardian, Eric Cantona mengaku bahwa kalimat "burung camar" itu adalah pembalasan yang dilakukannya terhadap jurnalis dan media yang dianggapnya telah "menghancurkannya" pasca insiden di Selhurst Park.
Baca Juga: Pidato 'Absurd' Cantona di Malam Penghargaan UEFA
"Mereka ingin saya bicara, maka saya bicara. Itu keluar begitu saja kemudian saya pergi. Dan pers, mereka semua berusaha menemukan kemasukakalan di sana dan membuat semuanya filosofis," kata Eric Cantona.
"Anda tahulah, itu keluar begitu saja, mungkin datang dari alam bawah sadar dan mungkin secara tidak sadar itu menciptakan rasa, tetapi rasa terbaiknya adalah, ketika Anda meminta saya bicara, saya bicara dan siapa peduli apakah kata-katanya masuk akal."
Insiden tendangan kungfu tersebut memang menghancurkan karier Cantona. Ia diskorsing sampai akhir musim dan terpaksa menjalani hukuman kurungan dua pekan dan kerja sosial demi menghindari sanksi penjara.
Baca Juga: Karena Kepribadiannya, Cantona Dianugerahi Penghargaan Presiden UEFA
Media memberikan tekanan di mana televisi Inggris menyiarkan 93 kali tayangan tendangan kungfu tersebut selama dua hari setelah peristiwa.
"Saya malah ingin menendang dia lebih keras," kata Cantona soal aksinya itu.
"Anda tahulah, mereka (pers) menghancurkan saya. Tetapi dengan cara tertentu saya punya pembalasan dendam. Mereka semua berusaha menemukan makna dan mereka meminta saya menjelaskan dan saya tidak mengatakan apa-apa."
Eric Cantona pensiun pada 1997 dengan Manchester United sebagai klub terakhirnya. Eks pesepakbola berkebangsaan Prancis berusia 57 tahun itu kemudian menjalani beberapa peran dan profesi seperti aktor, penyair, fotografer, pembuat film dokumenter, dan penyanyi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








