Akurat Logo

Simone Inzaghi: Inter Milan tak Terbiasa Kalah, Kekalahan sudah Pasti Menyakitkan

Badri | 14 Maret 2024, 14:21 WIB
Simone Inzaghi: Inter Milan tak Terbiasa Kalah, Kekalahan sudah Pasti Menyakitkan

AKURAT.CO, Tak terkalahkan di seluruh kompetisi sejak Desember lalu membuat Inter Milan cukup “remuk” karena disingkirkan Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions 2023-2024.

Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, bahkan dengan berani mengatakan bahwa pemainnya tidak terbiasa dengan kekalahan. Apalagi, mereka kalah dari Atletico Madrid dalam posisi yang sebenarnya diunggulkan.

“Tim ini tak terbiasa kalah. Kekalahan sudah pasti menyakitkan, (kelolosan) kami (ke perempat final Liga Champions) sebenarnya dalam genggaman,” kata Simone Inzaghi sebagaimana dipetik dari Football Italia, Kamis (14/3).

Baca Juga: Liga Champions: Atletico Singkirkan Inter Lewat Adu Penalti, Dortmund Tumbangkan PSV

Bagaimana tidak menyakitkan? Inter Milan datang ke kandang Atletico di Stadion Metropolitano, Madrid, Spanyol, Rabu (13/3), dengan bekal keunggulan 1-0 di leg pertama.

Inter juga tak terkalahkan dari delapan pertandingan Liga Champions musim ini sejak fase penyisihan sebelum lawatan ke markas Atletico semalam.

Di kandang Atletico pun mereka sempat unggul lebih dulu melalui Federico Dimarco. Namun gol Antoine Griezmann dan Memphis Depay memaksa perpanjangan waktu dan Inter kalah adu penalti ditandai dengan gagalnya Lautaro Martinez sebagai penendang penentu.

“Para pemain harus menegakkan kepala setinggi-tingginya, menyadari bawah detil menciptakan perbedaan di level ini,” kata Simone Inzaghi.

“Kami seharusnya sudah membungkus permainan, kami punya beberapa peluang di babak kedua. Setelah itu, penalti adalah lotere dan mereka lebih baik.”

Baca Juga: Klasemen Liga Italia: Inter Milan Unggul 18 Angka di Puncak, Scudetto Semakin Dekat

Selain itu, ketersingkiran di Liga Champions juga menjadi semacam antiklimaks bagi perjalanan gemilang Inter di kompetisi domestik. Nerazzuri tak terkalahkan di Liga Serie A Italia sejak September dan mereka kini adalah pemuncak klasemen.

Dengan selisih 16 poin dari Juventus yang duduk di posisi kedua, Inter hanya membutuhkan lima kemenangan saja dari sepuluh pertandingan tersisa di Serie A musim ini.

Yang lain adalah Inter musim lalu merupakan runner-up Liga Champions dan mereka adalah wakil Italia tersisa musim ini. Kekalahan Inter menandai absennya wakil Italia di babak perempat final Liga Champions musim ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H