Akurat Logo

PSSI Gaet Satoru Mochizuki untuk Jalankan Cetak Biru 10 Tahun Sepakbola Putri Indonesia

Leo Farhan | 20 Februari 2024, 16:04 WIB
PSSI Gaet Satoru Mochizuki untuk Jalankan Cetak Biru 10 Tahun Sepakbola Putri Indonesia

AKURAT.CO, Indonesia bersiap menjadi tuan rumah gelaran Piala Asia Putri U-17 2024 yang rencananya akan berlangsung di Bali pada 6-16 Mei 2024.

Bergerak cepat, PSSI langsung mendatangkan pelatih asal Jepang, Satoru Mochizuki, untuk menangani Timnas Indonesia Putri dengan durasi kontrak selama dua tahun.

Satoru Mochizuki bukan pelatih sembarangan. Dia pernah mengantarkan Timnas Jepang Putri memenangi Piala Dunia 2011 dan peringkat kedua pada Olimpiade London 2012.

Baca Juga: Sah! PSSI Rekrut Pelatih Jepang Juara Piala Dunia Tangani Timnas Indonesia Putri

"Tadi kita sudah bersepakat membuat blue print (cetak biru) untuk sepuluh tahun dan inilah yang kita namakan untuk keberlanjutan, ini penting. Ini sebagai cikal bakal pembentukan tim kita jangka panjang," kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Jakarta, Selasa (20/2/2024).

"Kita memetakan kapan kejuaraan dunia U-20 dan U-17 wanita, juga seniornya. Ini yang kita strategikan, dimulai dari Piala Asia U-17 Wanita di Bali, dan Coach (Satoru) akan mulai training secepatnya. Talent pool-nya akan segera kita petakan."

Langkah yang dilakukan PSSI ini adalah salah satu bukti mereka tidak berpangku tangan untuk membawa sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik. Kehadiran Satoru Mochizuki juga diharapkan bisa mentransfer pengetahuannya kepada pelatih-pelatih lokal.

Pasalnya, Indonesia memiliki mimpi besar untuk bisa meloloskan Timnas Putri ke Piala Dunia 2035. Sejalan dengan blue print Indonesia Emas 2045 yang sempat dipaparkan kepada FIFA beberapa waktu silam.

Baca Juga: Vietnam & Filipina Masuk Piala Dunia, Tertinggal Berapa Langkah Sepakbola Putri Indonesia?

"Saya selalu bilang sabar, bukan berarti kita tidak bekerja. Karena dalam mencari figur terbaik memimpin timnas putri, kita ingin mencari pelatih yang bukan kaleng-kaleng," jelas Erick.

"Tahun ini memang kita sudah rencanakan sesuai planning besar kita, di mana 2035 kita ingin coba tim putri kita bisa lolos Piala Dunia. Dan itu sudah ada di blue print ketika kita memaparkan ke FIFA soal Indonesia Emas 2045."

Untuk bisa membangun sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik, menurut Erick, kita harus lebih dulu memiliki roadmap atau benchmark agar bisa tumbuh dan berkembang. Di mana salah satunya dengan mengacu ke Jepang.

Kenapa Jepang? Karena timnas putri negara berjuluk Matahari Terbit ini adalah salah satu kekuatan yang sudah diperhitungkan di dunia selama kurang lebih 30 tahun terakhir. Mereka juga diakui sebagai salah satu tim terbaik di Asia.

"Kami percaya bahwa Satoru adalah sosok yang pas untuk melatih tim sepakbola wanita Indonesia. Apalagi pengalamannya tidak hanya di level senior, tetapi juga level junior," kata Erick menjelaskan.

"Target pertama kami ingin jadi yang terbaik di Asia Tenggara, dan selanjutnya kami ingin jadi salah satu kekuatan di Asia, lalu masuk Piala Dunia. Tetapi tentu prosesnya panjang untuk mengimplementasikan itu semua, dan kami dari PSSI siap bekerja sama dengan Coach Satoru, khusus untuk di sepakbola wanita."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H