Marc Klok Sebut Timnas Indonesia Kejar Fisik untuk Piala Asia, Keluar dari Zona Nyaman

AKURAT.CO, Pekan pertama pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Turki dilakukan dengan lebih banyak untuk meningkatkan kondisi fisik. Latihan tersebut juga merupakan upaya untuk membuat Garuda mengejar level kebugaran Piala Asia 2023.
Setidaknya itulah yang disampaikan oleh salah satu pemain Timnas Indonesia, Marc Klok, di sela latihan Timnas Indonesia di Antalya, Turki, Jumat (23/12).
“Hari ini (Jumat, 23 Desember) latihan satu lawan satu, dua lawan dua, tiga lawan tiga, kita latihan lari fisik, kita latihan lompat, fisik-fisik, semua fisik, untuk minggu ini atau dua minggu ini,” kata Klok sebagaimana dipetik dari laman resmi PSSI.
Baca Juga: Adaptasi Cuaca Dingin di Antalya, Timnas Indonesia Mulai Latihan Body Balance di Hari Kedua
“Supaya fisik kita terus naik sebelum mulai taktik. Siap mental, tapi fisik sangat beda nanti di level Asia. Saya juga harus kasih maksimal untuk ambil di level baru nanti, dan dua-tiga minggu ini, sangat penting buat saya dan tim keluar dari zona nyaman.”
Timnas Indonesia sudah berada di Turki sejak 21 Desember lalu untuk TC persiapan menuju Piala Asia 2023. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, membawa 29 pemain ke negeri perbatasan Asia dan Eropa tersebut.
“Kondisi sangat baik, fit, sehat, happy, bersyukur saya di sini dengan teman-teman. Latihan sangat berat, kita butuh ini untuk Asian Cup nanti,” kata kata Klok.
Baca Juga: Timnas Indonesia Latihan Perdana di Turki Kemarin, Hari Ini Bersiap untuk Intensitas Tinggi
“Fisik harus naik dan sampai saat ini latihan sangat baik. Semua saya pikir bisa beradaptasi dengan baik.”
Datang ke Antalya di akhir tahun juga membuat skuat Timnas Indonesia berhadapan dengan cuaca dingin di Turki. Meski matahari cukup cerah, namun dingin mencapai 14 derajat di Antalya.
Di Piala Asia 2023 yang digelar di Qatar pada 12 Januari–10 Februari mendatang, Indonesia tergabung di grup D bersama Irak, Vietnam, dan Jepang. Boleh dibilang grup sulit karena Timnas Indonesia berada di ranking FIFA terbawah.
“Kami datang bukan hanya untuk bermain tapi untuk bersaing dengan tim lain. Karena kami bermain melawan tim-tim hebat,” kata gelandang Timnas Indonesia, Shayne Pattynama.
“Jadi kami harus menunjukkan kepercayaan diri, bahwa (lawan) tidak mudah melawan kami.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





