Di Bawah Tekanan, Ini Modal Erik Ten Hag Soal Keyakinannya MU Kalahkan Muenchen Malam Nanti

AKURAT.CO, Secara matematis, Manchester United (MU) berada di posisi sulit untuk bisa lolos ke fase gugur Liga Champions 2023-2024. Sulitnya situasi tersebut juga berarti tekanan besar berada di pundak Pelatih MU, Erik Ten Hag.
Selain harus menang melawan Bayern Muenchen, nasib MU ditentukan oleh hasil laga FC Kopenhagen dan Galatasaray. Dan Erik Ten Hag harus menghadapi tim sebesar Muenchen setelah kalah 0-3 atas AFC Bournemouth akhir pekan lalu.
Pun demikian, Erik Ten Hag punya dalil untuk meyakini bahwa MU bisa mengalahkan Muenchen pada laga terakhir penyisihan grup A di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Selasa (12/12) atau Rabu dini hari WIB nanti.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain MU vs Bayern Muenchen: Hojlund Gantikan Martial, Garnacho di Sayap
Tak lain adalah beberapa hasil di lima laga terakhir MU. Ten Hag menyebut kemenangan kontra Everton dan Chelsea serta bermain imbang kontra Galarasaray pada laga tandang di Turki, akhir November lalu.
“Saya tahu tim ini bisa tampil di level yang sangat tinggi. (Optimisme) ini bukan bahwa kami melakukannya tiga bulan lalu, kami melakukannya pekan lalu,” kata Ten Hag sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Saya tahu kami bisa melakukannya ketika kami berada di mood yang baik, semangat yang baik. Itu dimulai dengan perilaku yang baik. Jika semuanya siap untuk itu (maka) kami mampu melakukannya.”
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: MU vs Muenchen, PSV Eindhoven vs Arsenal
Di internal, Ten Hag menghadapi isu penentangan dari sejumlah pemain. MU bahkan harus melarang para jurnalis dari beberapa media terkemuka datang ke konferensi pers Ten Hag sehubungan dengan isu ini jelang laga kontra Chelsea, pekan lalu.
Di sisi lain, eks pelatih Ajax Amsterdam itu punya modal dengan melihat tren terakhir Bayern Muenchen. Ya, Muenchen baru saja kalah telak dengan skor 1-5 menghadapi Eintracht Frankfurt di Bundesliga Jerman.
Pelatih Muenchen, Thomas Tuchel, menyikapi situasi tersebut dengan menyatakan mental juara timnya. Apalagi menghadapi tim dengan sejarah seperti Manchester United.
“Ketika kami mengenakan kostum Bayern, kami bersikap seperti juara meskipun kami bukan juara,” kata Tuchel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur Bantah Tarik Ratusan Miliar dalam Kasus Kuota Haji
- 10Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan







