MU Bantah Tutupi Kasus Dugaan Kekerasan Yang Dilakukan Antony

AKURAT.CO, Manchester United (MU) membantah bahwa mereka menutup-nutupi tindakan kekerasan yang diduga dilakukan salah satu pemainnya, Antony, terhadap seorang wanita bernama Gabriela Cavallin. MU menyebutkan tuduhan yang mencuat di media Brasil tersebut adalah laporan palsu.
“Sebarang dugaan bahwa klub menutup-nutupi dugaan ini bisa dikategorikan sebagai palsu,” kata MU sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Gabriela Cavallin adalah mantan kekasih Antony yang melalui kuasa hukumnya mengatakan bahwa MU berusaha mengarahkannya untuk merawat cedera akibat kekerasan yang dilakukan sang pesepakbola ke dokter klub ketimbang datang ke rumah sakit.
Baca Juga: Man United Resmi Daratkan Antony ke Old Trafford, Ikat hingga 2027
Media Brasil kemudian mengembangkan informasi ini sebagai upaya MU melindungi pemainnya. Adapun Gabriela Cavallin sendiri saat ini sudah melaporkan pengaduan resmi ke Kepolisan Sao Paulo di Brasil atas dugaan tindak kekerasan yang dilakukan Antony.
Peristiwa yang diperkarakan diduga terjadi pada 15 Januari lalu di Hotel Hyatt Regency di Manchester, Inggris. Menurut Cavallin, Antony menanduknya yang menyebabkan luka di kepalanya.
Antony juga dituduh menariknya dan mendorongnya secara paksa ke atas tempat tidur sebelum menindihnya. Cavallin menyebut tindakan tersebut menyebabkan pergeseran silikon yang ditanam di payudaranya.
Bocoran informasi menyebutkan bahwa Antony kemudian menghubungi pengurus klub untuk mengatur pertemuan Cavallin dengan seorang dokter. Informasi tersebut mengklaim bahwa dokter yang bekerja untuk MU datang dengan niat sengaja menutupi apa yang terjadi.
Antony sendiri sudah menyatakan bantahan sejak tuduhan ini pertama kali muncul ke publik pada Juni lalu. Melalui akun media sosialnya, pesepakbola dengan posisi sayap berusia 23 tahun ini menyebut tuduhan tersebut merupakan tuduhan palsu.
Baca Juga: Kasus Pemerkosaan Mason Greenwood Gugur, MU Belum Cabut Sanksi
“Sejak awal saya menghadapi masalah ini secara serius dan penuh rasa hormat, memberikan klarifikasi yang dibutuhkan di hadapan otoritas polisi,” tulis Antony di akun Instagramnya.
“Hubungan saya dengan Gabriela pasang-surut, dengan serangan verbal dari kedua belah pihak. Tetapi saya tidak pernah melakukan sebarang serangan fisik pun.”
Pun demikian, Antony tidak dipanggil ke Tim Nasional Brasil untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bolivia yang dijadwalkan pada Kamis (7/9). Hal ini disinyalir karena bergulirnya tuduhan tindak kekerasan yang dilakukan Antony terhadap Gabriela Cavallin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








