Akurat

Diduga Raba Dada Pemainnya, Pelatih Timnas Putri Zambia Dipantau FIFA

Riandar Fata Hudaya | 4 Agustus 2023, 13:55 WIB
Diduga Raba Dada Pemainnya, Pelatih Timnas Putri Zambia Dipantau FIFA

AKURAT.CO, FIFA menyelidiki dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Pelatih Tim Nasional Putri Zambia, Bruce Mwape. Sang pelatih dilaporkan menggosokkan tangannya ke dada salah seorang pemain Timnas Putri Zambia yang berpartisipasi di Piala Dunia Putri Australia-Selandia Baru 2023.

Sebagaimana dikabarkan The Guardian, insiden ini diduga terjadi dua hari sebelum pertandingan terakhir penyisihan grup C melawan Kosta Rika di Stadion FMG Wakato, Hamilton, Selandia Baru, 31 Juli lalu. Zambia mengalahkan Kosta Rika dengan skor 3-1 meski tersingkir setelah kalah dari Spanyol dan Jepang.

"Tidak pantas seorang pelatih menyentuh dada pemain," kata salah seorang sumber yang tak mau disebutkan namanya.

FIFA telah mengonfirmasi menerima laporan resmi tentang dugaan tersebut pada awal pekan ini. Para saksi memilih untuk tak langsung melaporkan hal tersebut sebelum partisipasi mereka berakhir di Piala Dunia Putri karena khawatir posisi mereka terganggu di tim.

"FIFA mempertimbangkan dugaan pelanggaran ini dengan sangat serius dan punya proses yang jelas secara langsung untuk siapapun di sepakbola yang ingin melaporkan insiden ini," kata FIFA dalam pernyataan resminya.

"Kami bisa mengonfirmasi bahwa satu laporan telah diterima dalam hubungannya dengan Tim Nasional Zambia dan ini sedang diselidiki. Kami belum bisa memberikan detil lanjutan sehubungan penyelidikan untuk alasan-alasan kerahasiaan."

Bruce Mwape sebenarnya sudah diintai tuduhan pelecehan seksual sejak September 2012. Ketika itu, Asosiasi Sepakbola Zambia (FAZ) sudah melaporkan dugaan tersebut untuk dilakukan penyelidikan oleh FIFA.

"Jika dia (Mwape) ingin tidur dengan seseorang, Anda harus bilang ya," kata salah seorang pemain yang tak mau disebutkan namanya. "Adalah hal yang normal pelatih tidur dengan para pemain di tim kami."

Bruce Mwape membantah tuduhan tersebut ketika sudah berada di Selandia Baru untuk pertandingan pertama Zambia di Piala Dunia Putri. "Tuduhan ini sudah setahun. Anda tetap bicara tuduhan yang sama. Sejauh yang saya tahu, itu adalah tuduhan palsu," kata Mwape.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.