Presiden La Liga: Inggris Adalah "Pasar Narkoba" Di Bursa Transfer

AKURAT.CO, Bos La Liga Spanyol, Javier Tebas, menyerang gerakan Liga Primer Inggris di bursa transfer Januari 2023 dengan mengistilahkan kompetisi tersebut sebagai "pasar narkoba". Pandangan ini disampaikan Tebas sehubungan besarnya pengeluaran Liga Primer di musim dingin.
Sebagaimana dikabarkan The Guardian, Liga Primer Inggris menghabiskan total 815 juta Poundsterling (sekitar Rp15 triliun) di bursa transfer lalu. Chelsea adalah pembeli terbesar ditandai dengan rekor Inggris senilai 106,8 juta Poundsterling (sekitar Rp1,96 triliun) untuk memboyong Enzo Fernandez dari Benfica.
"Pasar Inggris adalah pasar narkoba," kata Javier Tebas. "Anda bisa melihatnya jelas di pasar musim dingin ini, di mana Chelsea telah melakukan nyaris setengah dari perekrutan di Liga Primer."
Lebih jauh, Tebas menganggap fenomena tersebut bisa mengancam bursa pemain di Eropa. Karena pembelian Inggris bisa membuat harga pemain melambung tinggi.
"Cukup berbahaya jika pasar menjadi candu, naik, sebagaimana yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir di Eropa, karena itu bisa membahayakan keberlangsungan sepakbola Eropa," kata Tebas.
"Saya senang karena klub-klub kami (di Spanyol) secara ekonomi berjalan, dan itu berarti kami punya masa depan untuk tahun-tahun yang akan datang."
Tebas cukup beralasan. Sebab, total belanja sepakbola Inggris di bursa transfer musim dingin lalu lebih dari pengeluaran total di tiga liga terbesar lain, yakni La Liga, Serie A Italia, Ligue 1 Prancis, dan Bundesliga Jerman. Belanja di empat kompetisi tersebut hanya menyentuh 220 juta Poundsterling (sekitar Rp4 triliun).
Pengeluaran musim ini juga jauh dari rekor Liga Inggris pada 2019 yang mencapai angka sekitar 420 juta Poundsterling. Juga menandai lonjakan besar setelah ekonomi klub terpuruk dalam kondisi pandemi Covid-19 di dua musim sebelumnya.
"Rekor belanja klub-klub Liga Primer melampaui apapun yang pernah kita lihat sebelumnya," kata rekanan Kelompok Bisnis Deloitte's Sports, Tim Bridge.
"Ini adalah indikasi jelas bahwa akuisisi pemain menjadi inti strategi bisnis para klub."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 8Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional




