AKURAT.CO, Sebanyak 92.605 orang penonton tercatat pada laga Barcelona melawan Almeria di Stadion Camp Nou, Barcelona, Sabtu (5/11) malam atau Minggu dini hari WIB. Angka itu merupakan rekor jumlah penonton di Camp Nou untuk La Liga Spanyol musim ini.
Rekor tersebut jelas dipicu karena satu nama: Gerard Pique. Ya, laga melawan Almeria yang dimenangi Barcelona dengan skor 2-0 lewat gol Ousmane Dembele dan Frenkie De Jong merupakan laga perpisahan Pique sebelum memasuki masa pensiun.
Mengenakan ban kapten, bek berusia 35 tahun tersebut sempat juga beberapa kali maju ke muka gawang untuk mencetak gol. Perpisahan akhirnya berjalan dengan mulus di hadapan puluhan ribu penonton ditandai dengan kemenangan pada laga ke-13 Barcelona di La Liga Spanyol 2022-2023 itu.
Pun demikian, jelas tergurat situasi yang tidak ringan bagi Pique pada laga itu. Sebagaimana yang dinyatakannya ketika berbicara kepada publik usai pertandingan, setengah tahun terakhir termasuk masa yang sulit dalam kehidupan pribadi dan kariernya.
“Enam bulan ini sangat sulit. Hari ini menjadi pelega,” kata Pique sebagaimana dipetik dari El Mundo Deportivo.
“Demikianlah saya kira, saya mengangkat beban dari pundak saya, mereka menyulitkan dalam bulan-bulan terakhir. Saya tetap melakukan semuanya, bermain dan berkompetisi. Untuk hari-hari yang lebih baik dan lebih buruk, dengan sukses dan kesalahan, dan saya memberikan semuanya dan itu membuat saya merasa bangga.”
Lahir di Barcelona, 2 Februari 1987, Barcelona adalah klub dalam darah dan daging Pique. Kakeknya, Amador Bernabeu, adalah mantan Wakil Presiden Barcelona dan Pique belajar sepakbola di Akademi La Masia sejak usia sepuluh tahun.
Sempat mampir sejenak di Real Zaragoza dan Manchester United di usia belasan, Pique kembali ke Barcelona di usia 21 tahun pada 2008. Ia termasuk dalam generasi yang disebut terbaik sepanjang sejarah klub juga sejarah sepakbola dunia ketika bermain di bawah asuhan Pep Guardiola pada periode 2008-2012.
“Saya tidak pernah memimpikan akhir (karier). Saya tidak pernah berpikir bakal pergi. Anda selalu berpikir tentang satu tahun lagi, Anda tidak memikirkan pensiun, tetapi hal-hal terjadi dengan cara tertentu dan Anda harus mengambil keputusan,” ucap Pique.
Bersama Barcelona, Pique telah mengumpulkan 30 trofi. Masih ada tiga trofi lain bersama Manchester United dan yang tak kalah bersejarah adalah Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 untuk Spanyol.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK



