Gara-Gara Yel-Yel Putin, Fenerbahce Dihukum UEFA
AKURAT.CO, Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) menjatuhkan sanksi terhadap Fenerbahce sehubungan dengan yel-yel suporter mereka yang menyebut nama Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam pertandingan menghadapi tim asal Ukraina, Dynamo Kyiv.
Sebagaimana dikabarkan BBC, UEFA menghukum klub asal Turki tersebut dengan denda sebesar 50 juta Euro (sekitar 761,3 miliar) dan penutupan sebagian tribun stadion pada pertandingan Eropa. Sanksi penutupan sekurang-kurangnya 5.000 tempat duduk itu akan berlaku dua tahun ke depan.
“(Hukuman ini dijatuhkan) karena pelemparan obyek dan menyampaikan pesan provokatif dan gerakan yang menyerang, termasuk nyanyian yang dilarang,” tulis UEFA dalam pernyataan resminya.
Keputusan ini menyusul aksi ribuan suporter Fenerbahce yang menyanyikan nama Putin ketika pemain Kyiv, Vitaliy Buyalskyi, merayakan gol yang dicetaknya di kualifikasi Liga Champions 2022-2023. Dalam pertandingan di kandang Fenerbahce di Istanbul, Turki, 27 Juli silam itu, wakil Ukraina menang 2-1.
Buyalskyi melakukan selebrasi dengan membentuk gerakan tangan seperti elang di hadapan pendukung Fenerbahce. Sebagian suporter Fenerbahce menganggap bahwa itu adalah tanda untuk menghormati tim rival terbesar mereka, Besiktas.
Insiden tersebut menimbulkan nuansa khusus sehubungan dengan krisis Rusia-Ukraina. Vladimir Putin diketahui sebagai sosok yang menggerakan serangan ke Ukraina yang sudah berlangsung sejak 24 Februari silam tersebut.
Adapun Fenerbahce mempertegas posisinya dengan menyatakan bahwa aksi sebagian suporter tersebut tidak mewakili mereka. “Kami, sekali lagi, mengingatkan publik terhadap posisi kami bahwa olahraga dan politik harus selalu dipisahkan satu sama lain,” tulis Fenerbahce dalam salah satu pernyataannya.
Pelatih Kyiv yang justru pernah menjadi Pelatih Tim Nasional Turki, Mircea Lucescu, menganggap bahwa yel-yel tersebut tak bisa diterima. Pria asal Rumania itu bahkan menolak datang ke konferensi pers akhir laga sebagai bentuk protes atas insiden yel-yel Putin.
“Saya tidak menyangka ada nyanyian seperti itu. Itu menyedihkan,” kata Lucescu.
Rusia sendiri sejauh ini telah dikucilkan oleh komunitas sepakbola internasional sehubungan invasi ke Ukraina. Yang paling mencolok adalah pencoretan Tim Nasional Rusia dari keikutsertaan Piala Dunia Qatar 2022 yang digelar November-Desember mendatang.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




