Akurat Logo

Patrice Evra Ternyata Pernah Jadi Penjual Narkoba Sebelum Sukses

A Suhaimi Mohamad | 29 April 2022, 13:04 WIB
Patrice Evra Ternyata Pernah Jadi Penjual Narkoba Sebelum Sukses

AKURAT.CO Mantan pemain internasional Prancis yang juga merupakan bek kanan Manchester United, Patrice Evra mengungkapkan bahwa ia memiliki masa kecil yang sangat traumatis. Pasalnya sebelum menjadi pesepakbola Evra menjalani hidupnya dalam dunia 'Hitam' sejak kecil. 

Lewat wawancaranya bersama BBC One yang dilansir Marca, Evra mengungkapkan cerita tentang perjalannya sebelum masuk ke dunia olahraga.

Evra tinggal di sebuah keluarga di mana dia adalah salah satu dari 24 orang bersaudara. Tetapi pria berusia 40 tahun itu mengakui bahwa setelah ayahnya meninggalkan rumah, mereka harus melakukan apa pun untuk bertahan hidup.

"Kadang-kadang, di tengah malam, ketika mereka akan membuang 'Big Mac' yang dingin, kami akan mengambilnya dari tong sampah. Setelah ayah saya meninggalkan kami, semuanya kacau balau," kata Evra.

Evra menuturkan, ia menggelandang ke sana kemari, tapi akhirnya ia berhasil mengubah hidupnya saat perdi ke Italia. Di sana ia memulai karir dari bawah sebagai seorang pemain bola.

“Sepak bola menyelamatkan saya. Ketika saya berusia 17 tahun, saya pergi ke Italia (dia pernah bermain di Marsala dan Monza sebelum bergabung dengan Nice pada 2002). Saya ingat ketika saya masuk ke kamar saya, ada baju olahraga," kata Evra.

Evra bahkan pernah membohongi keluarganya dengan mengaku berjualan televisi. Padahal, ia melakoni bandar narkoba selama belum sukses jadi pesepakbola.

"Saya telah menjual narkoba, saya telah mengemis dan saya pernah berbohong dengan bekerja di sebuah toko televisi padahal tidak," kata Evra.

"Saya tidak menjual televisi." sambungnya.

"Saya menelepon ibu saya dan berkata, 'Ini surga, ada orang yang menyajikan makanan kepada kami dan kami memiliki dua garpu di satu sisi dan dua pisau di sisi lain'." ungkap evra saat berbohong kepada keluarganya tentang keadaannya saat itu.

Mantan pemain Monaco, Manchester United, Juventus, dan Marseille ini telah membuka masa lalunya melalui otobiografinya bertajuk 'I Love This Game'.

Evra bahkan mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual saat usianya masih kanak-kanak. Saat itu, ia tak berani mengungkapkan kasus pelecehan tersebut hingga bertahun-tahun lamanya.

"Saya tidak malu ketika saya mengakui bahwa saya merasa seperti pengecut selama bertahun-tahun karena tidak membicarakannya," kata Evra.

"Itu adalah sesuatu yang menempel di dada saya. Tapi saya tidak melakukan ini untuk diri saya sendiri, ini untuk anak-anak," kata dia.

"Saya tidak ingin siapa pun merasa malu karena mengalami hal seperti itu (dan harus berani mengungkapkan)." tukas Evra.

Kini di masa pensiunnya, Evra masih aktif dalam beberapa acara off air di Prancis. Ia kerap diundang menjadi narasumber di berbagai event di kota Mode tersebut. 

Belum ada tanda-tanda bahwa mantan pemain yang membawa MU juara Liga Inggris 5 kali itu akan kembali ke dunia sepakbola lagi. Terakhir kali Evra menjadi pemain adalah saat dirinya membela West Ham united pada 2019 lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.