Menderita di PSG, Donnarumma Ingin Kembali ke Serie A?
AKURAT.CO Sebuah laporan yang dimuat surat kabar Italia, La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa kiper kenangsaan Italia, Gigio Donnarumma sedang menderita di Prancis. Hal ini ditengarai penampilan pria 23 tahun itu kurang baik saat berada di bawa mistar bersama Paris Saint-Germain.
Donnarumma bahkan dikabarkan terngiang nostalgia bersama klub Italia dan bermain di Serie A lagi. Hal ini dikuatkan ketika Donnarumma beberapa kali tak lagi ditunjuk sebagai kiper andalan PSG, Manajer PSG, Mauricio Pochettino memang punya satu nama kiper beken saingan Donnarumma, yakni Keylor Navas.
Kesalahan Donnarunma saat melawan Real Madrid di leg kedua babak 16 besar Liga Champions disinyalir membuatnya tidak lagi dipercaya Pochettino. Pasalnya, kekalahan itj membuat timnya tersingkir dari kompetisi elit Eropa tersebut.
Kalau Donnarumma jadi kembali ke Italia, maka cuma Juventus yang tampaknya jadi satu-satunya tim papan atas yang bisa mengontraknya Donnarumma. Pasalnya, ia tidak mungkin kembali ke Milan.
Sementara Inter saat ini telah mendapatkan kiper barunya André Onana dari Ajax. Kembalinya Donnarumma ke Italia di musim panas juga tetap tidak mungkin terjadi.
Penyebabnya karena gaji Donnarumma saat ini senilai € 7 juta per tahun (€ 10 juta termasuk tambahan). Setelah meninggalkan Italia satu tahun lalu, klub yang ingin mengontraknya pupus harapan lantaran tidak akan dapat menggunakan Keputusan Pertumbuhan dan diskon pajak 50 persen untuk gaji kotor pemain hingga 2023.
Maka dari itu, kemungkinan kembali ke negara itu di musim panas tampaknya tidak akan terjadi. Bersama PSG, Donnarumma sejauh ini telah melakoni 19 laga di semua kompetisi. Dari total tersebut, pria asal Italia itu sudah kejebolan 17 gol.
Belakangan, Donnarumma sempat dirumorkan bertengkar dengan Neymar usai PSG tersingkir dari Liga Champions. Rumor tersebut pun sudah dibantah oleh kedua pihak, namun performa Donnarumma di atas rumput tetap sama saja dan cenderung tetap buruk setelah timnya dibantai Lille 1-5 pada Februari lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November



