PSSI Targetkan Garuda Pertiwi Tembus 8 Besar Piala Asia Wanita 2022

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengusung target tinggi untuk Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022. Skuat Garuda Pertiwi-julukan Timnas Putri-diharapkan bisa lolos dari fase grup dan lolos ke babak delapan besar.
Piala Asia Wanita 2022 dijadwalkan berlangsung mulai 20 Januari hingga 6 Februari mendatang. Timnas Putri Indonesia tergabung di grup B bersama dengan sejumlah tim kuat seperti Australia, Thailand, dan Filipina.
Di atas kertas, tiga tim tersebut jelas mengungguli Indonesia. Terutama Australia yang merupakan kampiun Piala Asia Wanita edisi 2010. Bahkan, pada edisi kali ini The Matildas-julukan tim Australia-diperkuat oleh sejumlah pemain Liga Inggris, termasuk bintang sepak bola putri dunia, Samantha May Kerr yang membela Chelsea.
“Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola. Meskipun kita tahu ada Thailand yg cukup berat dan juga Australia, tapi mudah-mudahan kita bisa lolos ke babak berikutnya sehingga betul-betul bisa membanggakan penampilan mereka di Piala Asia,” ujar Iriawan usai menonton laga uji coba Timnas Putri kontra tim putri Akademi Persib Bandung di Stadion Madya, Senayan, Kamis (13/1).
Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan, percaya bahwa Garuda Pertiwi bisa melakukan hal tersebut. Terlebih, perkembangan tim yang dilatih oleh Rudy Eka Priyambada ini makin hari makin membaik, termasuk berhasil mengalahkan Akademi Persib Bandung dengan skor telak 10-0.
“Kita bisa melihat tadi penampilan mereka makin hari makin membaik, baik skill, fisik, disiplin, dan taktik mereka makin bagus. Operan juga semakin akurat,” tutur Iriawan.
“Kita harapkan menjelang berangkat tanggal 16, mereka dalam keadaan prima dan bisa memberikan yang terbaik nanti. Yang jelas, persiapan mereka sudah matang untuk bisa berlaga di Piala Asia di India. Kita doakan mereka bisa memberikan hasil maksimal.”
Sementara itu, Rudy Eka Priyambada selaku Pelatih Timnas Putri Indonesia mengatakan, persiapan dan penampilan anak asuhnya memang semakin matang. Pelatih berusia 39 tahun itupun bertekad untuk bisa mencuri poin dari
“Sekarang kita sudah satu bulan persiapan. Kemarin kita uji coba lawan tim pria ada peningkatan dari awal-awal kalah banyak tapi kemaren buat imbang dan sekarang lawan Persib ada peningkatan luar biasa. Kolektivitasnya kerjasama dan disiplinnya bagus. Kita siap untuk bermain di Piala Asia,” kata Rudy Eka.
“Jangan lupa selain Australia, ada Thailand dan Filipina yang bisa kami ambil poin. Bagaimanapun kita realistis, Australia banyak pemain yang bermain di Liga Inggris tapi kita tidak mau lupakan ada dua laga penting yang bisa kita ambil poin.”
Perjuangan Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022 sendiri akan dimulai pada 21 Januari mendatang melawan Australia. Tiga hari kemudian, menantang Thailand dan terakhir berhadapan dengan Filipina pada 27 Januari.
Ada dua cara yang bisa membuat Timnas Putri Indonesia lolos babak delapan besar. Pertama adalah dengan menjadi juara dan runner-up grup, sedangkan yang kedua dengan menjadi dua tim terbaik yang menduduki peringkat tiga di masing-masing grup.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia




