Akurat Logo

Moto3 Malaysia: Alihkan Kekecewaan Phillip Island, Veda Ega Pratama Siap Balas Dendam di Sepang

Dian Eko Prasetio | 29 Oktober 2026, 15:42 WIB
Moto3 Malaysia: Alihkan Kekecewaan Phillip Island, Veda Ega Pratama Siap Balas Dendam di Sepang
FP1 Moto3 Australia 2026, Veda Ega Pratama melesat ke posisi tujuh.

AKURAT.CO, Menyimpan kekecewaan mendalam akibat pembatalan balapan di Phillip Island, Australia, pekan lalu, pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, mengusung motivasi berlipat saat menatap seri ke-19 Kejuaraan Dunia Moto3 2026 di Sirkuit Internasional Petronas Sepang, Malaysia, akhir pekan ini.

Pada seri Australia lalu, rookie Honda Team Asia berusia 17 tahun tersebut sejatinya berada dalam kondisi puncak usai mengamankan pole position perdana dalam karier profesionalnya di kancah dunia.

Sayang, impian mengonversi posisi start terdepan menjadi raihan podium terpaksa sirna setelah cuaca buruk melumpuhkan operasional helikopter medis darurat dan memicu pembatalan balapan Moto3 Australia.

Kini, menatap balapan di tanah Asia di Moto3 Malaysia, Veda Ega Pratama menegaskan kesiapannya untuk melupakan drama di Australia dan fokus penuh memburu hasil terbaik di lintasan yang sudah sangat familiar baginya.

Baca Juga: Moto3 Australia: Veda Ega Pratama Kecewa Batal Balapan setelah Raih Pole Position Perdana

"Tentu sangat mengecewakan tidak bisa balapan di Australia, terutama setelah meraih pole position dan merasa sangat kuat sepanjang akhir pekan," kata Veda Ega Pratama seperti dikutip dari rilis resmi tim, Kamis (29/10/2026).

"Saya benar-benar ingin bertarung di balapan, tetapi terkadang hal-hal seperti ini terjadi, dan kami harus menerima keputusan itu serta melangkah maju."

Veda Ega Pratama Berbekal Pengalaman di Sepang dan Sinyal Positif Tur Asia

Sirkuit Internasional Sepang bukanlah medan yang asing bagi pembalap bernomor start 9 asal Gunungkidul tersebut.

Veda sudah mengantongi banyak jam terbang di lintasan sepanjang 5,5 kilometer itu sewaktu berlaga di ajang Asia Talent Cup (ATC) dan Red Bull Rookies Cup.

Karakter Sirkuit Sepang yang lebar—dilengkapi dua trek lurus panjang, empat tikungan lambat, serta sepuluh tikungan kecepatan menengah sampai tinggi, sangat mendukung aksi saling salip (overtaking).

Meski demikian, suhu udara yang terik dan kelembapan ekstrem khas Malaysia bakal menjadi ujian fisik yang berat bagi para rider.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.