Kimi Antonelli Bisa Juara Dunia di Austin, Mercedes Harus Tahan Diri Rengkuh Gelar Konstruktor

AKURAT.CO, Gelombang dominasi Mercedes-AMG Petronas dalam mengarungi era baru regulasi Formula 1 (F1) musim 2026 semakin tak terbendung.
Kendati Andrea Kimi Antonelli secara matematis berpeluang mengunci gelar juara dunia pembalap pada F1 GP Amerika Serikat di Austin akhir pekan ini, tim Silver Arrow harus sedikit lebih bersabar untuk merayakan mahkota juara dunia konstruktor.
Berdasarkan kalkulasi poin, F1 GP Meksiko di Sirkuit Hermanos Rodriguez menjadi panggung paling cepat bagi skuad asal Brackley, Inggris, tersebut untuk menyegel takhta juara dunia konstruktor.
Saat ini, Mercedes memimpin kokoh di puncak klasemen konstruktor F1 2026 dengan koleksi 578 poin-unggul jauh 134 angka dari Scuderia Ferrari di peringkat kedua.
Secara matematis, McLaren dan Red Bull Racing sejatinya masih berpeluang meski probabilitasnya di atas kertas sudah hampir mustahil.
Alasan Skuad Panah Perak Belum Bisa Pesta di Texas
Dengan tuntasnya sesi sprint race terakhir di Singapura lalu, jumlah poin maksimal yang bisa dikemas sebuah tim dalam satu akhir pekan balapan kini kembali normal, yakni 43 poin.
Artinya, tersisa total 258 poin maksimal yang diperebutkan di sisa enam seri F1 musim ini.
Usai balapan di Circuit of The Americas (COTA) Austin nanti masih akan ada 215 poin yang diperebutkan.
Seandainya Mercedes berhasil mencatatkan finis one-two sempurna di Austin dan Ferrari gagal meraup satu poin pun, jarak keunggulan Mercedes baru melebar ke angka 177 poin. Angka ini belum cukup untuk mengunci gelar secara matematis di Texas.
Peluang emas pertama Mercedes baru terbuka pada bulan November dalam gelaran GP Meksiko. Dengan menyisakan empat seri pasca-Meksiko (172 poin tersisa), Mercedes "hanya" butuh memperlebar keunggulan menjadi minimal 172 poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








