MotoGP Indonesia: Bidik Podium, Duo Gresini Racing Siap Jinakkan Sirkuit Mandalika

AKURAT.CO, Dua pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP, Alex Marquez dan Fermin Aldeguer, menegaskan kesiapannya untuk tampil kompetitif pada gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, akhir pekan nanti.
Menatap balapan yang berlangsung pada, Minggu (11/10/2026), Alex Marquez memasang target realistis untuk kembali menembus posisi tiga besar. Hasil manis yang diraihnya pada musim lalu di Mandalika menjadi pelecut motivasi pembalap bernomor start 73 tersebut.
"Persiapan berjalan baik. Kami mencoba datang dengan energi penuh dan akan berusaha tampil cepat," kata Alex Marquez melalui keterangan resminya, Rabu (7/10/2026).
Meski datang dengan modal kepercayaan diri usai memecahkan rekor lap di MotoGP Jepang akhir pekan lalu, Alex menyadari betul bahwa karakter meliuk dan cepat milik Sirkuit Mandalika bukan merupakan lintasan yang paling bersahabat bagi setelan motor Gresini Racing.
Baca Juga: MotoGP Indonesia: Pembalap Dunia Diarak di Mataram, Ada Marc Marquez dan Veda Ega
"Target kami adalah mencoba tampil cepat dan mengulang podium seperti tahun lalu. Kami tahu mungkin ini bukan lintasan terbaik bagi kami, tetapi kami akan berusaha cepat dan kembali berada di podium," tegas adik kandung Marc Marquez tersebut.
Fermin Aldeguer Waspadai Kebangkitan Aprilia dan Faktor Cuaca Mandalika
Sementara itu, sang rekan satu tim, Fermin Aldeguer, juga menyuarakan optimisme serupa untuk membawa pulang hasil maksimal di Lombok.
Rookie berbakat bernomor start 54 tersebut menyadari bahwa peta persaingan musim ini kian sengit, terutama dengan makin solidnya paket motor Aprilia RS-GP26.
"Kami harus percaya kepada diri sendiri dan melakukan yang terbaik. Pembalap lain, termasuk rival dari Aprilia, pasti juga akan sangat kuat di sini," kata Aldeguer.
Selain persaingan ketat dari tim lawan, pembalap berusia 21 tahun itu juga mewaspadai potensi cuaca ekstrem khas kawasan pesisir Mandalika yang kerap berubah drastis dari panas terik menjadi hujan deras.
"Jika hujan datang, kondisi itu sama saja untuk semua pembalap. Walau lebih menyukai lintasan kering, kami harus melakukan yang terbaik dan berusaha tetap kompetitif dalam semua kondisi balapan," kata pembalap asal Spanyol tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Bersamaan dengan Putusan MK soal Gibran, Ada Apa?
- 9KPK Butuh Keterangan Nusron Wahid soal Aliran Uang dan Peran Pihak-pihak Lain
- 10Febrie Adriansyah Didakwa Memeras Tan Kian Rp55 Miliar agar Tidak Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya






