Janjikan Kondisi 100 Persen di Olimpiade Paris, Carolina Marin Kirim Sinyal Waspada untuk Para Rival

AKURAT.CO, Pebulutangkis asal Spanyol, Carolina Marin, memberikan peringatan keras kepada calon rival-rivalnya di Olimpiade Paris 2024 yang berlangsung Juli-Agustus mendatang.
Atlet tunggal putri yang dijuluki Ratu Bulutangkis Eropa itu menegaskan bahwa ia akan berada dalam kondisi terbaik saat tampil di pesta olahraga tertinggi di dunia tersebut.
"(Saat ini) saya tidak tahu berapa persentasenya. Yang saya tahu adalah, saya akan berada dalam kondisi 100 persen untuk Olimpiade, dan saya yakin akan hal ini," kata Carolina Marin sebagaimana dikutip laman resmi BWF, Selasa (16/4).
Baca Juga: Prancis Terbuka: Fajar/Rian Dan Apriyani/Fadia Ke Perempat Final, Putri Disingkirkan Marin
Ya, setelah absen cukup lama dari dunia bulutangkis lantaran harus menjalani pemulihan cedera, Marin perlahan-lahan mulai bangkit untuk kembali menemukan performa terbaiknya di atas lapangan.
Tunggal putri berusia 30 tahun itu sempat menjadi pemain terbaik di dunia sebelum menderita cedera ACL yang menenggelamkan kariernya pada medio 2019 dan harus berjuang untuk pulih.
"Lutut saya sempurna, dan sudah lama sekali saya tidak merasakan ketidaknyamanan (pada lutut)," jelas Marin.
Bahkan ketika tampil di ajang Indonesia Masters 2019, langkah Marin di final melawan Sania Nehwal harus terhenti sebelum interval gim pertama karena ligamennya robek.
Baca Juga: Carolina Marin: Membantu Indonesia? Kenapa Tidak
Cedera tersebut bahkan harus mengantarkan pemilik emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro itu berada di masa-masa terpuruk. Dia bahkan harus melewati masa pemulihan yang cukup lama, sekitar hampir empat tahun.
Masa pemulihan yang cukup lama harus dilewati Marin lantaran dirinya sempat menerima cedera tambahan. ACL lutut kirinya robek ditambah cedera meniskus ganda.
Tetapi, saat ini tampaknya Marin tengah dalam kondisi terbaiknya. Hal itu bisa dilihat dari capaiannya di sepanjang musim 2024 yang bisa dibilang cukup mengesankan.
Pada tahun ini, Marin mengawali musim dengan gelar pembuka di Kejuaraan Tim Beregu Eropa, diikuti gelar bergengsi di All England dan Swiss Terbuka.
Bukan cuma itu, di musim lalu Marin bahkan mampu empat kali melaju ke partai puncak, di mana satu gelar juara berhasul dia amankan saat tampil di Kejuaraan Eropa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini





