Sudah Terlanjur Selebrasi Di Podium, Lewis Hamilton Didiskualifikasi Karena Gunakan Blok Selip

AKURAT.CO, Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, harus kehilangan posisi kedua di Grand Prix Amerika Serikat 2023. Hamilton didiskualifikasi karena dianggap melakukan pelanggaran dengan menggunakan blok selip yang memberi keuntungan untuk mobilnya.
Pada balapan di Sirkuit Americas, Texas, Amerika Serikat, Minggu (22/10), tersebut, Lewis Hamilton finish dua detik di belakang pembalap Red Bull, Max Verstappen, yang memenangi balapan.
Sebagaimana dikabarkan BBC, blok selip yang digunakan Lewis Hamilton mencegah mobilnya untuk tidak terlalu rendah. Hal tersebut memberikan potensi keuntungan aerodinamis.
Baca Juga: Naik Tiga Kali Lipat, Denda Maksimal Pembalap F1 Kini Mencapai Rp16,8 Miliar
Hamilton menanggapi sanksi tersebut dengan tetap merasa bahwa Mercedes dan mobilnya mengalami kemajuan. Pun demikian, juara dunia F1 tujuh kali tersebut tak membantah bahwa ia kecewa.
“Tentu saja mengecewakan didiskualifikasi selepas balapan tetapi itu tidak mengurangi kemajuan yang kami lakukan akhir pekan ini,” kata Hamilton usai balapan.
Sementara itu, bos Mercedes, Toto Wolff, menerima sanksi yang dijatuhkan kepada pembalanya. Hanya saja, ia merasa hal yang sama bisa dilakukan oleh tim lain namun tak dikenai sanksi.
Baca Juga: Ambil Risiko, Lewis Hamilton Kembali Pakai Helm Pelangi LGBTQ Di Qatar
“Yang lain benar melakukannya ketika kami salah melakukannya dan tak ada permakluman dalam aturan. Kami harus menerimanya, belajar, dan kembali lebih kuat akhir pekan nanti,” kata Toto Wolff.
Selain Lewis Hamilton, pembalap Ferrari, Charles Leclerc, juga didiskualifikasi karena penyebab yang sama. Adapun Charles mengakhiri balapan di Texas di posisi keenam.
Diskualifikasi ini membuat pembalap McLaren, Lando Norris, berhak naik ke posisi kedua. Diikuti Carlos Sainz Jr dari Ferrari di posisi kedua dan Sergio Perez dari Red Bull di tempat keempat.
Di sisi lain, pembalap tuan rumah, Logan Sargeant, mencatatkan sejarah di Sirkuit Americas. Pembalap F1 ini meraih angka pertamanya di F1 dengan naik ke posisi kesepuluh.
Adapun Max Verstappen naik ke podium juara dengan sambutan ejekan dari penonton setempat. Kemenangan di Amerika Serikat merupakan kemenangan ke-15 dari total 17 podium yang sudah diraihnya.
Selepas GP Amerika Serikat, F1 2023 menyisakan empat seri lagi. Yakni Meksiko (30 Oktober), Brasil (6 November), Las Vegas (19 November), diakhiri Abu Dhabi (26 November).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







