Legenda Reli Dakar Meninggal, Peterhansel Pimpin Upacara Penghormatan

AKURAT.CO, Kabar duka datang dari Reli Dakar. Hubert Auriol, pembalap Reli Dakar pertama yang memenangi gelar di kategori sepeda motor dan mobil itu meninggal dunia pada Minggu (10/1).
Pemimpin klasemen sementara Reli Dakar, Stephane Peterhansel mengenang Auriol setelah etape tujuh berakhir.
"Saya berada di reli ini karena apa yang saya lihat, apa yang Hubert telah lakukan," kata Peterhansel seperti dikutip AFP.
"Bagi saya, dia selalu menjadi panutan dalam hal kelas dan kecerdasan," sambung pembalap yang sudah menangi 13 juara Reli Dakar itu.
Auriol meninggal pada usia 68 tahun setelah lama mengidap penyakit jantung. Tak ingin menyerah dengan sakit yang mempengaruhi kesehatannya, Auriol menyempatkan diri ke Arab Saudi untuk melihat edisi pertama Dakar di Timur Tengah tahun lalu, untuk terakhir kalinya menyambangi komunitas yang ia bantu kembangkan.
Ketika Reli Dakar belum lama lahir di Afrika, Auriol menjadi salah satu wajah ikonik di reli tersebut setelah menang dua kali kategori sepeda motor pada 1981 dan 1983.
Pria kebangsaan Prancis kelahiran Addis Abeba itu kemudian mendapat julukan "The African".
Tahun 1992, menyaksikan Auriol sebagai pebalap pertama yang memenangi dua kategori berbeda setelah kolaborasinya dengan navigator Philippe Monnet membuahkan gelar di kategori mobil.
Salah satu momen yang paling mengenang terjadi pada 1987 ketika dia kalah dari rival utamanya sekaligus kompatriotnya Cyril Neveu setelah mengalami patah kedua mata kakinya di etape penultima.
Setelah finis runner-up pada 1994, dia meninggalkan kemudi mobilnya dan memimpin jalannya Dakar sebagai race director hingga 2003.
Peterhansel mengikuti jejak pebalap yang menjadi pahlawannya itu dengan mengklaim tujuh gelar di kategori mobil setelah merebut enam gelar di kategori sepeda motor.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen



