Dovizioso Lebih Pilih Ikut Balapan Motocross Ketimbang Gabung SBK

AKURAT.CO, Masa depan Andrea Dovizioso di tim pabrikan Mission Winnow Ducati memang belum jelas. Namun jika nantinya Dovizioso memilih untuk pensiun, ia tidak akan beralih ke balapan Wolrd Superbike (WSBK).
Kontrak Dovizioso di Mission Winnow Ducati itu sendiri memang akan berakhir di musim 2020 ini. Namun hingga kini, belum ada kata kesepakatan untuk memperpanjang nasib dari pembalap asal Italia tersebut.
"Kejuaraan SBK tidak ada di agenda. Saya tidak tahu berapa lama lagi saya balapan di MotoGP. Sebagai contoh, saya belum memiliki kontrak untuk musim depan, tapi setelah berkarier di Kejuaraan Dunia, saya terbiasa balapan dengan motor," kata Dovizioso kepada Sky Sport.
"SBK memang sebuah kejuaraan yang sangat bagus, tapi itu berbeda. Ketika Anda dalam situasi yang bagus di MotoGP, Anda berjudi pada kejuaraan. Sulit untuk memikirkan ke arah sana."
????We’re down to the penultimate lap – and @MarcoMelandri33 lunges into first! @eugenelaverty will NOT be happy with that move! Can he fight back?????????#WorldSBK
— WorldSBK (@WorldSBK) March 28, 2020
LIVE????????https://t.co/RUFv0CnJdg pic.twitter.com/7MOmuuS0Ce
Satu hal paling mencolok antara MotoGP dengan WSBK adalah penggunaan motor produksi massal di kelas WSBK, sedangkan MotoGP memakai motor prototipe khusus balap. Lalu, terdapat sejumlah pembalap MotoGP yang "hijrah" ke WSBK, di antaranya adalah Nicky Hayden, Marco Melandri, dan Alvaro Bautista.
Dengan menutup kemungkinannya beralih balapan WSBK, Dovizioso rupanya lebih menyukai balapan motocross atau balapan mobil. Ia pun bahkan sempat menjajal balapan mobil Deutsche Tourenwagen Masters (DTM) pada tahun lalu dan menyatakan diri tertarik dengan olahraga ini.
????OFFICIAL! ????MotoGP star @AndreaDovizioso will race in the DTM for @audisport at Misano, June 7-9! ?????????????#DoviDrivesDTM ????????????? pic.twitter.com/eEhlOdjK04
— DTM (@DTM) May 8, 2019
"Saya memiliki beberapa rencana di dalam pikiranku, tapi saya lebih mengarah ke motocross. Saya juga ingin menjajal roda empat. Mobil-mobil itu bisa memberikan adrenalin seperti motor, seperti reli," ungkapnya.
"Tahun lalu saya balapan di sebuah DTM di Misano. Balapannya sulit, tapi saya bisa bersenang-senang di sana." tutup pembalap 34 tahun tersebut.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



