Petrucci: Teknik Marquez Mengubah Era Balap Motor

AKURAT.CO, Menjadi salah satu dari sedikit pembalap yang bisa mengalahkan juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, membuat Danilo Petrucci tak segan mengatakan bahwa betapa sulitnya mengalahkan rivalnya tersebut. Lebih dari itu, Petrucci menganggap Marquez telah melakukan perubahan di MotoGP.
Menurut Petrucci, hal yang paling signifikan yang dilakukan Marquez adalah cara membalapnya. Petrucci membandingkan cara membalap Marquez dengan legenda Amerika Serikat yang menjadi juara dunia pada edisi 1978, 1979, dan 1980, Kenny Roberts.
“Bersama Marc, tentu kami belum benar-benar menyadari bahwa dia telah mengubah era balap motor,” ucap Petrucci sebagaimana dipetik dari Crash.
“Saya banyak membaca tentang Kenny Roberts, yang pertama menyentuh aspal dengan lutut, berusaha untuk menciptakan cara lain dalam membalap. Dan Marc sama. Dia benar-benar mengubah cara membalap.”
Petrucci menjelaskan, cara membalap yang dilakukan Marquez membuatnya bisa mengendalikan motor dengan lebih baik dalam posisi sulit. Terutama ketika menikung di mana lutut dan sikunya berjarak begitu dekat dengan lintasan.
“Anda bisa mencoba melakukan (apa yang dilakukan Marquez), tapi itu tidak alami. Ketika Anda benar-benar menekan batas terkadang Anda merasa motor (bakal) jatuh dan Anda tidak bisa melakukan apapun karena ketika Anda menyentuh siku (untuk tak jatuh) kemudi terlepas,” kata Petrucci.
“Tapi dia (Marquez) selalu sepuluh sampai 15 sentimeter dari lintasan, jadi dia lebih cepat bereaksi terutama dia menyentuh lintasan dengan siku setiap kali dia perlu menyelamatkan motor dan terutama untuk tetap lebih cepat di tikungan.”
Petrucci menganggap kelebihan Marquez dengan teknik itu membuatnya lebih banyak meraih kemenangan. Terutama karena teknik tersebut sulit dilakukan oleh para pesaingnya.
“Kita sudah melihat banyak, banyak penyelamatan tahun ini dan saya rasa karena hal tersebut,” kata Petrucci.
“Bayangkan seberapa sering dia bakal terjatuh jika dia tidak menyelamatkan motornya? Mungkin dia tidak akan memenangi gelar. Luar biasa banyak penyelamatan yang dia lakukan.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna Besok
- 10Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur: Nama Saya Hancur Sehancur-hancurnya




