Verstappen, Dari Seorang Bocah Menjadi Penyalip Schumacher dan Vettel
AKURAT.CO, Enam tahun berlalu sejak Max Verstappen menggeser Sebastian Vettel sebagai juara Formula One (F1) termuda di Grand Prix Spanyol 2016 pada usia 18 tahun 228 hari. Akhir pekan lalu, pembalap asal Belanda tersebut kembali menorehkan rekor dengan menjadi juara di Grand Prix Meksiko 2022.
Selain telah memastikan diri sebagai juara dunia terbaru, kemenangan Verstappen di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City, Minggu (30/10), juga merupakan kemenangan ke-14 pembalap Red Bull musim ini.
Jumlah itu melewati 13 kemenangan milik legenda Ferrari, Michael Schumacher, dan eks pembalap Red Bull, Sebastian Vettel, sebagai rekor kemenangan terbanyak dalam semusim. Namun, Verstappen meraihnya lebih awal di usia 25 tahun berbanding Schumacher di usia 35 tahun dan Vettel di usia 26 tahun.
“Saya tidak pernah berpikir saya bisa memenangi 14 balapan dalam setahun, saya luar biasa bangga,” kata Verstappen sebagaimana dipetik dari The Guardian. “Kami pasti menikmati ini dan kami akan berusaha (mencari) lebih.”
Di Meksiko, Verstappen menjadi juara mengungguli rival terbesarnya, Lewis Hamilton, yang berada di posisi kedua, diikuti rekan setimnya, Sergio Perez, yang berada di posisi kedua. Verstappen menang secara mutlak dengan selisih 15,186 detik mendahului Verstappen.
Most-ever points scored in a season Max Verstappen #MexicoGP #F1 pic.twitter.com/PfWwHFsVcp
— Formula 1 (@F1) October 30, 2022
Sukses Verstappen tahun ini juga seperti membalikkan dominasi Mercedes bersama Lewis Hamilton dalam periode 2014-2020. Balapan masih tersisa dua seri lagi namun Verstappen unggul 136 angka dari Perez di posisi kedua sedangkan Red Bull unggul 209 angka dari Ferrari di klasemen konstruktor.
Verstappen memulai kariernya di F1 sebagai pembalap uji coba Toro Rosso di Grand Prix Jepang 2014 pada usia 16 tahun. Red Bull kemudian “berjudi” merekrut Verstappen yang baru berusia 18 tahun di mana sang pembalap langsung membayarnya di seri debut bersama tim baru dengan kemenangan di Spanyol.
Waktu masih panjang bagi Verstappen dan dengan dua gelar juara dunia yang sudah digenggamnya saat anak eks pembalap F1, Jos Verstappen, itu berpeluang melewati rekor-rekor lainnya. Namun, sebagaimana yang dikatakan oleh Hamilton, dominasi Verstappen baru bisa teruji jika ia masih menjadi juara di musim depan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK



