AKURAT.CO, Formula 1 menolak tawaran dari Bahrain terkait vaksinasi untuk seluruh personel dan elemen tim yang hadir dalam tes pramusim dan balapan perdana tahun ini. Tes pramusim akan berlangsung dalam pekan kedua bulan ini disusul balapan dua minggu kemudian.
Negara Teluk tersebut mengatakan bahwa langkah tersebut adalah bagian dari program vaksinasi yang dimulai sejak Desember lalu. Program ini kemudian diperluas untuk semua acara yang berlangsung di dalam negara tersebut.
Kementerian Kesehatan Bahrain bersedia memberikan vaksin kepada seluruh tim ketika mereka tiba di negara tersebut. Mereka kemudian akan menerima dosis kedua ketika mereka akan meninggalkan negara itu.
Meski demikian, niat baik Bahrain tersebut mendapat penolakan dari pihak F1. Seorang juru bicara balapan jet darat tersebut mengatakan bahwa olahraga ini tidak memiliki rencana untuk divaksin sebagai sebuah kelompok.
Tim F1 yang menjadi kontestan pun diharapkan merespon tawaran vaksin tersebut dengan cara yang sama. Presiden F1 Stefano Domenicali awal bulan ini mengatakan bahwa prioritas mereka adalah yang paling rentan.
Vaksinasi yang ditawarkan Bahrain kepada tim F1 adalah Pfizer-BioNTech. Sebelumnya sebuah surat dari Sirkuit Internasional Bahrain menulis bahwa vaksinasi yang ditawarkan secara sukarela ini demi memberik proteksi bagi seluruh tim.
"Karena skala waktu acara F1 tahun ini, termasuk pramusim, sebagian besar peserta akan tiba di Bahrain selama periode tiga pekan sebelum balapan," kata sebuah surat dari Sirkuit Internasional Bahrain.
"Vaksinasi ini, pada gilirannya, memberikan kesempatan langkah untuk memberikan perlindungan tambahan bagi mereka yang ingin mengambil kesempatan dalam bentuk vaksinasi."
Uji coba pramusim F1 tahun ini seharusnya berlangsung di Barcelona. Namun, meningkatnya kasus virus corona di sana membuat pihak penyelenggara memindahkan pramusim ke Sirkuit Internasional Bahrain 12-14 Maret mendatang.
Dua pekan setelah pramusim, F1 seri pertama tahun ini pun akan bergulir dari 26-28 Maret nanti. Seri pertama lazimnya berlangsung di Australia, tetapi dimundur hingga November nanti.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK





