Akurat Logo

Dovizioso Lebih Pilih Ikut Balapan Motocross Ketimbang Gabung SBK

Khaerul S | 30 Maret 2020, 18:00 WIB
Dovizioso Lebih Pilih Ikut Balapan Motocross Ketimbang Gabung SBK

AKURAT.CO, Masa depan Andrea Dovizioso di tim pabrikan Mission Winnow Ducati memang belum jelas. Namun jika nantinya Dovizioso memilih untuk pensiun, ia tidak akan beralih ke balapan Wolrd Superbike (WSBK).

Kontrak Dovizioso di Mission Winnow Ducati itu sendiri memang akan berakhir di musim 2020 ini. Namun hingga kini, belum ada kata kesepakatan untuk memperpanjang nasib dari pembalap asal Italia tersebut.

"Kejuaraan SBK tidak ada di agenda. Saya tidak tahu berapa lama lagi saya balapan di MotoGP. Sebagai contoh, saya belum memiliki kontrak untuk musim depan, tapi setelah berkarier di Kejuaraan Dunia, saya terbiasa balapan dengan motor," kata Dovizioso kepada Sky Sport.

"SBK memang sebuah kejuaraan yang sangat bagus, tapi itu berbeda. Ketika Anda dalam situasi yang bagus di MotoGP, Anda berjudi pada kejuaraan. Sulit untuk memikirkan ke arah sana."

Satu hal paling mencolok antara MotoGP dengan WSBK adalah penggunaan motor produksi massal di kelas WSBK, sedangkan MotoGP memakai motor prototipe khusus balap. Lalu, terdapat sejumlah pembalap MotoGP yang "hijrah" ke WSBK, di antaranya adalah Nicky Hayden, Marco Melandri, dan Alvaro Bautista.

Dengan menutup kemungkinannya beralih balapan WSBK, Dovizioso rupanya lebih menyukai balapan motocross atau balapan mobil. Ia pun bahkan sempat menjajal balapan mobil Deutsche Tourenwagen Masters (DTM) pada tahun lalu dan menyatakan diri tertarik dengan olahraga ini.

"Saya memiliki beberapa rencana di dalam pikiranku, tapi saya lebih mengarah ke motocross. Saya juga ingin menjajal roda empat. Mobil-mobil itu bisa memberikan adrenalin seperti motor, seperti reli," ungkapnya.

"Tahun lalu saya balapan di sebuah DTM di Misano. Balapannya sulit, tapi saya bisa bersenang-senang di sana." tutup pembalap 34 tahun tersebut.[]

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A