Taufik Hidayat Tegas Tak Pangkas Hak Atlet: Bulu Tangkis Enggak Bisa Instan

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dijalankan tidak akan pernah mengorbankan kebutuhan maupun hak-hak para atlet nasional. Pembinaan prestasi olahraga disadari merupakan proses panjang yang tidak dapat diraih secara instan.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) sekaligus Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, di sela-sela acara Tasyakuran Pencapaian Tim Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang digelar di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026).
"Kita tahu pemerintah lagi efisiensi, tapi di bulu tangkis yang namanya atlet kita enggak bisa instan, kita enggak ada efisiensi untuk atlet," tegas Taufik dalam pemaparannya di depan atlet dan pelatih PBSI.
Baca Juga: Pelatih Ganda Campuran Diumumkan Pekan Depan, Taufik Hidayat Sebut Nova Widianto Belum Pasti
Legenda bulu tangkis Tanah Air itu pun membakar semangat para pemain agar tetap berfokus melahap porsi latihan serta mempersiapkan diri menghadapi padatnya agenda kejuaraan internasional. Ia menjamin pemerintah siap berdiri di garda terdepan untuk memenuhi segala kebutuhan teknis para atlet.
"Jadi kalian tetap latihan, pertandingan, kita akan berjuang," tutur peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 tersebut.
Komitmen ini sejalan dengan langkah pemerintah yang bakal memberikan perhatian khusus bagi sektor olahraga mulai tahun depan hingga menyongsong gelaran Olimpiade Los Angeles 2028.
Dukungan ekstra tersebut tidak hanya diprioritaskan bagi cabang olahraga bulu tangkis, tetapi juga bakal menyasar sejumlah cabor prioritas lainnya.
Kebijakan strategis ini lahir berkat komitmen penuh presiden terhadap kemajuan olahraga nasional, sekaligus bentuk apresiasi tinggi atas perjuangan pantang menyerah para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Saya sebagai mewakili pemerintah, saya akan berbuat lebih lagi untuk olahraga Indonesia, khususnya untuk bulu tangkis," kata Taufik.
Dalam kesempatan itu, Taufik turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, hingga tim pendukung (official) yang telah mengawal perjuangan skuad Garuda di Jepang.
Pada ajang multievent empat tahunan tersebut, Tim Bulu tangkis Indonesia sukses memboyong total enam medali, terdiri dari dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Mulai Panaskan Mesin di Adidas Arena Jelang Kejuaraan Dunia 2025
Dua keping medali emas masing-masing dipersembahkan lewat nomor beregu putra serta pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Medali perak diraih oleh pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Sementara tiga medali perunggu berhasil disumbangkan oleh tim beregu putri, tunggal putra Alwi Farhan, serta pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 4Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Bersamaan dengan Putusan MK soal Gibran, Ada Apa?
- 9Febrie Adriansyah Didakwa Memeras Tan Kian Rp55 Miliar agar Tidak Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya
- 10Sidang Perdana Kasus Asabri-Jiwasraya, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ikuti Pembacaan Dakwaan







