Asian Games: Putri KW dan Alwi Farhan Kompak Patok Target Podium di Aichi-Nagoya

AKURAT.CO, Dua pebulutangkis tunggal andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan, menegaskan kesiapan penuh menjelang tampil pada ajang pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Menjelang hari keberangkatan menuju Jepang, kedua pebulutangkis Pelatnas Cipayung tersebut fokus membenahi kekurangan dari turnamen-turnamen sebelumnya demi mengunci medali untuk kontingen Merah Putih.
Atlet tunggal putri peringkat tujuh dunia, Putri Kusuma Wardani, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian program latihan berjalan kondusif.
Pemain yang akrab disapa Putri KW ini berambisi membawa pulang medali, sejalan dengan target yang dipatok oleh Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI).
"Untuk kesiapannya berjalan dengan lancar. Yang pasti, kekurangan dari pertandingan sebelumnya menuju pertandingan Asian Games lebih ditingkatkan lagi," kata Putri Kusuma Wardani saat berbincang di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
"Kalau untuk aku pribadi sih pengin-nya naik podium ya. Terus untuk target dari PBSI sendiri, ya yang pastinya medali."
Mengenai peta persaingan di Aichi-Nagoya nanti, Putri KW menilai peta kekuatan sektor tunggal putri di Asia sangat kompetitif. Ia secara khusus mewaspadai ancaman dari tiga tembok raksasa Asia, di antaranya China, Jepang, dan Korea Selatan.
Meski begitu, mengenai kekompakan tim beregu putri yang menggabungkan deretan pemain senior dan junior, Putri menegaskan chemistry skuad Garuda sudah terbentuk dengan sangat solid.
"Dengan tim komposisi yang ada cukup kuat sih. Kita juga sudah lumayan dua atau tiga kali beregu bersama-sama, jadi sudah ketemu chemistry-nya di antara satu dan yang lain, baik tunggal maupun ganda," jelas Putri.
"Harapannya semoga tim bulu tangkis Indonesia bisa mendapatkan medali, dan terutama untuk pribadi aku sendiri, aku bisa menyumbangkan medali untuk Indonesia di ajang Asian Games."
Senada dengan Putri, pebulutangkis tunggal putra berusia 21 tahun, Alwi Farhan, juga menyatakan kesiapannya untuk melakoni debut di panggung Asian Games.
Pemain yang kini menduduki peringkat sebelas dunia BWF tersebut menegaskan fokus utamanya terletak pada penguatan mental, fisik, dan pikiran.
"Alhamdulillah sejauh ini persiapannya cukup bagus. Semuanya sakral bagi saya dan bagi semuanya, karena kita sangat amat berambisi untuk mencapai target. Saya selalu nge-push diri saya to the limit setiap harinya," kata Alwi.
Alwi membeberkan bahwa tim beregu putra Indonesia mengincar medali emas, sementara untuk nomor perorangan ia mematok target pribadi dapat berdiri di podium juara. Ia menilai persaingan di tunggal putra saat ini amat dinamis di mana setiap pemain berpeluang menghadirkan kejutan.
"Di sektor ini semuanya bisa memberikan kejutan, baik yang di atas maupun di bawah. Jadi tidak menutup kemungkinan siapa pun bisa meraih gelar juara kalau dari dirinya sendiri memang siap dan matang dari segi mental," tuturnya.
"Di multievent ini tidak sembarang orang yang dipilih oleh Tuhan untuk bisa menjadi seorang juara. Selagi masih ada waktu, saya berdoa dan berusaha untuk bisa mendapatkan hasil terbaik," kata Alwi optimistis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 7Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa








