Revolusi Bulutangkis! BWF Usulkan Sistem Skor 3x15, Bakal Diputuskan di Rapat Tahunan 2026

AKURAT.CO, Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) resmi mengambil langkah berani untuk mengubah wajah kompetisi olahraga tepok bulu di masa depan.
Dewan BWF telah sepakat untuk mengusulkan sistem skor 3x15 sebagai format resmi menggantikan sistem 3x21 yang selama ini digunakan.
Keputusan krusial ini akan dibawa ke meja pemungutan suara dalam Rapat Umum Tahunan atau Annual General Meeting (AGM) BWF yang dijadwalkan berlangsung di Horsens, Denmark, pada Sabtu 25 April 2026 mendatang.
Baca Juga: BWF Sahkan Sejumlah Regulasi Baru, Mulai Format Kejuaraan hingga Aturan Poin Pemain
Usulan perubahan ini bukan tanpa alasan. BWF mengklaim telah melakukan proses evaluasi mendalam selama bertahun-tahun yang menggabungkan analisis statistik, uji coba kompetisi langsung, hingga konsultasi dengan para pemangku kepentingan.
Dalam pertemuan dewan pada November 2025 lalu, disepakati bahwa sistem 3x15 (dengan poin maksimal setting di angka 21) memberikan keseimbangan terbaik. Format ini sebelumnya telah diujicobakan pada Kejuaraan Dunia Junior BWF 2025.
Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, menegaskan bahwa perubahan ini adalah bagian dari strategi jangka panjang agar bulutangkis tetap relevan di industri hiburan yang bergerak cepat.
"Tanggung jawab kami adalah memastikan bulutangkis terus tumbuh dan berkembang di setiap level. Kami percaya sistem 3x15 memberikan landasan kuat bagi masa depan olahraga ini," ujar Leeswadtrakul sebagaimana dikutip dari keterangan resmi BWF.
Ia menambahkan bahwa format baru ini dirancang agar pertandingan tetap dinamis bagi penonton global sekaligus mendukung karier pemain agar lebih panjang karena beban fisik yang berkurang.
Baca Juga: PBSI Pasif Tanggapi Rencana BWF Ubah Sistem Poin, Taufik Hidayat Minta Segera Diputuskan
Berdasarkan riset yang dilakukan BWF, terdapat beberapa poin utama yang menjadi keunggulan format 3x15 dibandingkan sistem 21 poin di mana pertandingan akan lebih menegangkan.
Dengan format poin 15, durasi gim akan menjadi lebih pendek dan menciptakan lebih banyak situasi poin kritis sehingga tensi pertandingan selalu terjaga sejak awal.
Selain itu, pemain juga akan lebih cepat mencapai situasi endgame yang secara otomatis menjaga keterlibatan emosional penonton.
Jumlah poin yang berkurang juga membantu durasi siaran lebih konsisten, meningkatkan alur turnamen, serta membantu proses pemulihan atlet karena kelelahan.
Beban fisik yang lebih rendah secara signifikan dapat mengurangi risiko cedera dan memperpanjang masa bersaing atlet di level elite.
Selain menguntungkan atlet dan penggemar, sistem ini juga diklaim mempermudah kinerja ofisial teknis karena durasi kerja yang lebih efektif di lapangan.
Bagi pemegang hak siar, format ini menawarkan pengalaman menonton yang lebih ringkas namun kaya akan reli-reli berkualitas tinggi.
"Proposal ini adalah bagian dari strategi besar BWF untuk memodernisasi format turnamen dan meningkatkan cara bulutangkis dipresentasikan di seluruh dunia," pungkas Leeswadtrakul.
Jika usulan ini disetujui oleh mayoritas anggota pada AGM 2026 nanti, dunia bulutangkis akan resmi memasuki era baru dengan tempo permainan yang lebih cepat dan strategi yang lebih tajam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini





