Sepulang dari Denmark, Hubungan An Se Young dan Tim Pelatih Korea Selatan Masih Panas

AKURAT.CO, Ketegangan antara ratu bulutangkis Korea Selatan, An Se Young, dengan jajaran pelatih tim nasionalnya semakin memanas dan belum menemukan titik terang.
Setelah menjuarai Olimpiade Paris 2024, An Se Young untuk pertamakalinya tampil di Tur BWF dengan mengikuti ajang Super 750 Denmark Terbuka 2024, beberapa waktu lalu.
Ini adalah penampilan pertama An Se Young setelah menyuarakan keprihatinan tentang manajemen tim nasional dan Asosiasi Bulutangkis Korea yang dikritiknya secara terbuka setelah Olimpiade Paris.
Baca Juga: Axelsen dan Lee/Wang Raih Gelar Back-to-back, An Se Young Hapus Dahaga Emas Tunggal Putri Korea
Sekembalinya dari Paris ke Bandara Internasional Incheo, Korea Selatan, interaksi An dengan staf pelatih timnas, termasuk pelatih kepala Kim Hak-kyun, diawasi dengan ketat.
Sama seperti dengan proses keberangkatan menuju Denmark, An datang ke bandara terpisah dari para staf pelatih. Mereka tidak jalan secara berdampingan.
An bahkan masih bungkam dan hanya memberi jawaban singkat terkait kerenggangan yang terjadi antara dirinya dan staf pelatih timnas bulutangkis Korea Selatan.
"Saya tidak punya banyak hal untuk dikatakan," kata An sebelum memasuki bus tim sebagaimana dikutip laman Koreatimes.
Keregangan antara An dan tim pelatihnya bahkan diakui oleh Presiden Asosiasi Bulutangkis Korea, Kim Taek-gyu, di hadapan Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan.
Baca Juga: Gregoria Mariska Tunjung: Perubahan yang Dilakukan An Se Young Bikin Saya tidak Nyaman
"Saya mendengar bahwa An Se-young tidak menyapa para pelatih, bahkan saat tiba di Denmark," kata Kim.
Kepala pelatih Kim Hak-kyun yang tiba lebih awal di Bandara Incheon mengaku bahwa perlu ada komunikasi lanjutan antara pihaknya dengan sang pemain.
"Kami perlu mendekatinya dan berbicara. Kami akan menyelesaikannya secara bertahap. Ada banyak hal yang perlu dilakukan kedua belah pihak, jadi harap bersabar," kata Kim Hak-kyun.
Penampilan An Se Young di ajang Denmark Terbuka 2024 berakhir dengan posisi runner-up setelah kalah straight set (10-21, 12-21) atas wakil China, Wang Zhi Yi.
Selama kejuaraan terlihat ketegangan yang jelas antara An dan tim pelatih, khususnya dengan pelatih Kim Hak-kyun dan Sung Ji-hyun.
An bahkan sempat terlihat menghindari percakapan dengan staf pelatih yang semakin menambah spekulasi mengenai keretakan yang terjadi.
Media-media internasional bahkan melaporkan interaksi yang tidak biasa tersebut. Beberapa media melaporkan bahwa An tampak menghindari kontak mata dengan pelatih Sung dan bahkan tampak mengabaikan beberapa instruksi selama pertandingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional







