Ketagihan Dampingi Pemain di Pinggir Lapangan, Hendra Setiawan Buka Kemungkinan Jadi Pelatih

AKURAT.CO, Pebulutangkis spesialis ganda putra, Hendra Setiawan, beberapa kali terlihat mendampingi kompatriotnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di pinggir lapangan.
Ternyata, Hendra Setiawan ketagihan dengan peran barunya tersebut. Pasangan ganda Mohammad Ahsan itu bahkan menyatakan bahwa ia tidak menutup kemungkinan untuk menjadi pelatih.
"Kalau dari saya pribadi juga ingin menjadi pelatih ke depannya, sehingga dari sekarang sudah mulai banyak belajar dari pelatih-pelatih senior," kata Hendra Setiawan saat ditemui di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9).
Baca Juga: China Terbuka: Leo/Bagas Duet Ketiga Indonesia di 16 Besar, Sabar/Reza dan Hendra/Ahsan Kandas
Hendra Setiawan mengatakan bahwa ia turun sebagai pelatih karena tidak terlepas dari kecintaannya pada dunia tepok bulu. Setelah gantung raket kegiatan yang bakal dia lakoni juga tidak akan jauh dari bulutangkis.
"Rencana (pensiun) ada. Tetapi, mungkin kami nanti melihat di akhir tahun seperti apa. Saya juga harus berunding dulu sama keluarga. Jadi, nanti keputusan mungkin di akhir tahun," kata pebulutangkis berusia 40 tahun tersebut.
Kemungkinan Hendra melatih bisa terjadi di tahun depan. Peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 itu akan memutuskan masa depan kariernya sebagai pemain di akhir tahun nanti.
Baca Juga: Prancis Terbuka: The Daddies Tersingkir di Babak Pertama, Hendra Sempat Flu Berat
Dengan segudang prestasi yang sudah dikantongi, Hendra sudah tidak menargetkan apa-apa lagi di sisa tahun ini. Kemungkinan dia akan turun di tiga-empat turnamen sampai akhir tahun ini.
"Dari saya untuk tahun ini enggak ada target apa-apa lagi, lolos WTF (World Tour Finals) susah. Sisa tiga sampai empat pertandingan lagi buat saya," ucap Hendra.
Karier Hendra sebagai pemain bulutangkis memang sudah memasuki tahap akhir. Mantan pasangan almarhum Markis Kido ini sudah memiliki segudang prestasi di kancah bulutangkis internasional.
Dia adalah pemilik emas Olimpiade Beijing 2008, juara Dunia 2007, 2013, 2015, 2019, juara Piala Thomas 2020, juara Asian Games Guangzhou 2010 dan Incheon 2014, serta beberapa kejuaraan BWF World Tour bergengsi lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








