Akurat Logo

Kejuaraan Bulutangkis Asia: Jonatan Christie Tantang Shi Yuqi untuk Tiket Final

Leo Farhan | 13 April 2024, 13:39 WIB
Kejuaraan Bulutangkis Asia: Jonatan Christie Tantang Shi Yuqi untuk Tiket Final

AKURAT.CO Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di babak semifinal Kejuaraan Bulutangkis Asia 2024 (BAC).

Tunggal putra yang karib disapa Jojo itu mengamankan babak empat besar usai menyingkirkan wakil Malaysia, Lee Zii Jia, lewat straight set 21-11, 21-6, Jumat (13/4) kemarin.

Hasil itu mengantarkan Jojo ke babak semifinal untuk menantang unggulan pertama milik tuan rumah, Shi Yuqi, yang juga berhasil lolos usai menyingkirkan Kunlavut Vitidsarn 22-20, 21-13.

Di atas kertas, juara All England 2024 ini lebih diunggulkan ketimbang Shi Yuqi, dari 13 pertemuan keduanya, Jojo unggul head-to-head 7-6 atas wakil tuan rumah tersebut.

Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Asia: Jojo Amankan Tiket Semifinal dengan Putus Tren Negatif dari Lee Zii Jia

"Lawan Shi Yuqi di semifinal besok pasti tidak akan gampang. Bermian di kandangnya, yang didukung penonton yang banyak, pasti membuat pertandingan akan berjalan tidak mudah," kata Jojo dalam keterangan yang diterima Akurat.co, Jumat (12/4) malam WIB.

"Saya berharap besok bisa tampil terbaik, sekaligus ingin mempertunjukan yang terbaik kepada penonton," katanya menjelaskan.

Pertemuan terakhir keduanya di ajang All England Maret lalu, Jojo memang berhasil meraih kemenangan atas tunggal peringkat dua dunia tersebut.

Namun, saat itu Shi Yuqi mundur pada set kedua ketika Jojo unggul 21-12 pada set pertama. Sebelum laga itu, Jojo, menelan dua kekalahan beruntun atas wakil Tiongkok tersebut.

Jika berhasil mengamankan tiket partai puncak, Jojo, bakal menantang pemenang laga antara wakil Jepang, Kodai Naraoka, dan wakil Tiongkok lainnya, Li Shifeng.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.