AKURAT.CO, Sebelum Olimpiade Paris 2024 bergulir mhlai 26 Juli mendatang, masih ada beberapa kejuaraan besar yang harus diikuti atlet-atlet bulutangkis dunia. Salah satunya adalah gelaran BWF Super 1000 Indonesia Terbuka 2024.
Tampil sebagai tuan rumah, Indonesia akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya seperti wakil tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting ataupun ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Fajar/Rian yang turun sebagai andalan Merah Putih, bahkan menargetkan gelar di ajang Super 1000 ini. Apalagi, pemilik gelar back-to-back All England 2023 dan 2024 ini belum pernah sekalipun mengangkat trofi Indonesia Terbuka.
"Indonesia Open ini adalah turnamen bergengsi Super 1000, dan kami belum pernah menjuarai Indonesia Open. Ini adalah salah satu target kami di tahun ini, karena poinnya juga sangat berpengaruh buat seeding (unggulan) di Olympic," jelas Fajar dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4).
"Setelah ini juga ada Badminton Asia Championship yang tidak kalah penting karena kami pun belum pernah juara di turnamen tersebut. Lalu Indonesia Open, ini juga salah satu target kami sebelum nanti bertanding di Olimpiade," kata Rian menambahkan.
"Yang terpenting kami harus bisa menjaga kondisi fisik dan peak performance supaya bisa tampil lebih baik di Indonesia Open dan utamanya nanti di Olimpiade."
Dengan target juara di Indonesia Terbuka 2024, Fajar/Rian menekankan bahwa mereka harus bisa lebih fokus lagi dalam persiapan mengamankan gelar di ajang BWF Super 1000 tersebut.
Apalagi sebelum tampil di Olimpiade dan Indonesia Terbuka, masih ada beberapa kejuaraan penting yang harus diikuti para pemain seperti Badminton Asia Championship (9-14 April) Piala Thomas (27 April-5 Mei), dan Singapura Terbuka (28 Mei-2 Juni).
"Dari sini kami berdiskusi dengan pelatih, bahwa banyak event (tersisa), tapi kami tidak ingin ikut semuanya karena ingin menjaga peak performance kami," ungkap Fajar.
"Jadi yang penting itu, Badminton Asia Championship, Indonesia Open, dan Piala Thomas. Di tiga turnamen itu kami ingin menampilkan yang terbaik. Kalau bicara target ranking, kami ingin saat di Olympic kami di ranking 4 meski saat ini masih di ranking 7."
Dalam Race to Paris, Fajar/Rian ada di peringkat tujuh dengan torehan 80.149 poin, mereka terpaut 10.875 poin dari pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, yang menempati peringkat empat dengan koleksi 91.024 poin.