Asian Games: Rexy Mainaky Berharap Tuah 2006 Kembali Terjadi Di Hangzhou
AKURAT.CO, Direktur Kepelatihan Sektor Ganda Putra Pelatnas Bulutangkis Malaysia, Rexy Mainaky, berharap kembali mendapat keberuntungan di Asian Games Hangzhou 2022 sebagaimana yang diperolehnya 17 tahun lalu di Doha, Qatar.
Pada Asian Games 2006 di Doha, Rexy Mainaky sukses membawa pasangan ganda putra Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, meraih medali emas. Prestasi tersebut merupakan emas pertama dalam 36 tahun dan menjadi yang terakhir bagi Malaysia di Asian Games.
“Mudah-mudahan saya bisa membawa keberuntungan lagi untuk Malaysia,” kata Rexy Mainaky sebagaimana dipetik dari The Star.
Baca Juga: Rexy: Lee Zii Jia Penting Untuk Malaysia Di Asian Games
Kali ini, legenda bulutangkis Indonesia tersebut berharap keberuntungan menghampiri pasangan ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Pun demikian, Rexy tak ingin membebani Aaron/Soh namun ia ingin memotivasi duet juara dunia 2022 tersebut dengan pengalaman 2006.
“Saya tidak ingin memberikan tekanan terlalu besar pada Aaron/Wooi-Yik tetapi saya ingin memotivasi mereka dengan membagi pengalaman saya memandu Kien Keat/Boon Heong untuk memenangi emas pada 2006,” kata Rexy.
“Saya yakin bahwa mereka bukan satu-satunya harapan kita karena ada yang lain seperti pasangan independen, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, pasangan ganda putri, Pearly Tan/M Thinaah, Lee Zii Jia dan Ng Tze Yong, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, juga bisa (diharapkan).”
Baca Juga: Kejuaraan Bulutangkis Asia: Rexy Mainaky Yakin Aaron/Soh Bisa Balas Dendam
Semasa masih bermain, Asian Games adalah arena yang “jinak” bagi Rexy. Bersama rekan mainnya di ganda putra, Ricky Subagja, pelatih kelahiran Ternate, Maluku Utara, 9 Maret 1968, tersebut dua kali meraih medali emas, yakni edisi 1994 di Hiroshima, Jepang, dan mempertahankannya empat tahun kemudian di Bangkok, Thailand.
“Saya tidak memperkirakan bakal mempertahankan gelar saya pada 1998 tetapi saya sangat termotivasi karena saya ingin mencetak sejarah untuk diri saya sendiri,” kata Rexy Mainaky.
Cabang bulutangkis Asian Games Hangzhou 2022 akan mulai dipertandingkan pada 28 September mendatang dengan kategori beregu. Indonesia sendiri menargetkan tiga emas untuk cabang olahraga andalan yang diharapkan bisa mendatangkan medali emas tersebut.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







