Eng Hian Masih Cari Tahu Penyebab Menurunnya Performa Apriyani/Fadia

AKURAT.CO, Pelatih Kepala Sektor Ganda Putri PBSI, Eng Hian, mengatakan bahwa penampilan pasangan terbaiknya, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, di Australia Terbuka 2023 tidak sesuai dengan keinginannya. Eng Hian menyebut Apriyani/Fadia tak bisa mengeluarkan potensi yang mereka tunjukkan di sesi latihan.
“Bisa saya katakan, dari kualitas dan kapasitas hasil latihan, rasanya hanya 30 persen yang muncul atau ditampilkan di pertandingan,” kata Eng Hian di Jakarta, Senin (7/8), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
“Apa penyebab mereka tidak bisa menampilkan level permainan menyamai kemampuan dan kualitas seperti dalam latihan, tentu membutuhkan waktu untuk menjawabnya. Apa mereka kini jadi takut kalah, belum ketemu jawabnya.”
Di Australia Terbuka pekan lalu, Apriyani/Fadia terhenti di putaran kedua setelah kalah dua set langsung menghadapi wakil Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard. Kegagalan tersebut juga menandai bahwa Apriyani/Fadia tak bisa meraih gelar dari sepuluh turnamen yang mereka ikuti tahun ini.
“Penampilan Apri/Fadia dalam enam bulan terakhir memang belum kembali seperti dulu. Keduanya belum mampu menampilkan performance terbaik. Kapasitas bagus yang ditunjukkan selama persiapan di latihan sepertinya hilang dan tak bisa direalisasikan dalam pertandingan,” kata Eng Hian.
Apriyani/Fadia sebenarnya diharapkan menjadi pasangan terdepan untuk menggulirkan regenerasi selepas Greysia Polii pensiun tahun lalu. Hal itu sudah dibuktikan dengan raihan medali emas di SEA Games Vietnam 2021 dan gelar juara Malaysia Terbuka serta Singapura Terbuka tahun lalu.
“Sekarang ini Apri/Fadia lagi kembali mencari bentuk permainan terbaik, mulai dari teknik maupun dari mental bertanding. Mereka diharapkan bisa tampil ke penampilan terbaik seperti saat pertama kali diduetkan dan muncul di turnamen internasional,” ucap Eng Hian.
Setelah ini, Apriyani/Fadia bakal bersiap untuk memperbaiki penampilan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang bakal digelar di Kopenhagen, Denmark, 21-27 Agustus 2023. Apriyani/Fadia diharapkan bisa membuka jalan menjadi pasangan ganda putri pertama yang menjadi juara dunia.
Dari segi ranking, Apriyani/Fadia juga mengalami penurunan di mana saat ini mereka berada di posisi sepuluh dunia setelah sempat mencapai ranking empat dunia pada Mei lalu.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



