Malaysia Terbuka: Pelatih Tunggal Putri Sayangkan Gregoria dan Putri Bentrok Sejak Awal

AKURAT.CO, Rangkaian BWF World Tour 2025 akan diawali dengan gelaran Super 1000 Malaysia Terbuka yang akan berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 7-12 Desember 2025.
Indonesia bakal menurunkan sembilan wakil untuk mengamankan gelar juara pada turnamen berhadiah total US$1.450.000 dollar (Rp23,490 miliar) tersebut.
Dari sembilan wakil tersebut, dua di antaranya adalah sektor tunggal putri yang diwakili oleh Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani.
Baca Juga: Malaysia Terbuka: Sudah 24 Tahun Sektor Tunggal Indonesia Puasa Gelar di Kuala Lumpur
Mengharapkan hasil terbaik dari keduanya, namun sangat disayangkan mereka sudah akan saling berhadapan di babak pertama salah satu turnamen bergengsi pada kalender BWF.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pelatih Kepala Sektor Tunggal Putri Pusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI, Imam Tohari, melalui keterangan resminya.
"Harapannya pasti yang terbaik, bisa juara. Tapi sayang memang mereka harus langsung bertemu di babak pertama," kata Imam Tohari.
Baca Juga: Malaysia Terbuka: Matangkan Persiapan untuk Indonesia Masters, Beberapa Pemain Absen
Dengan waktu persiapan yang tidak cukup banyak untuk turun di Malaysia Terbuka, Imam menyampaikan bahwa fokusnya saat ini adalah pemantapan dari segi teknik dan strategi bagi Gregoria ataupun Putri.
Selain Gregoria dan Putri, Indonesia masih memiliki tujuh wakil lain Di antaranya adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Tim bulutangkis Merah Putih juga akan diperkuat oleh Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan satu-satunya pasangan ganda campuran, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







