Prancis Terbuka Jadi Uji Arena Olimpiade Paris, Pebulutangkis Indonesia Berangkat Rabu Nanti

AKURAT.CO, Jadwal kejuaraan BWF World Tour Super 750, Prancis Terbuka 2024, akan bergulir lebih cepat dibanding di musim-musim sebelumnya yang berlangsung pada bulan Oktober.
Musim ini, Prancis Terbuka akan berlangsung di Arena Porte De La Chapelle, Paris, pada 5-10 Maret 2024 atau maju tujuh bulan dari jadwal biasanya.
Majunya jadwal Prancis Terbuka 2024 lantaran gelaran BWF World Tour Super 750 ini juga akan dijadikan sebagai tes event untuk cabang bulutangkis Olimpiade Paris.
Baca Juga: Ranking BWF: Anthony dan Jonatan Turun, 6 Wakil Masih Aman di Kualifikasi Olimpiade Paris
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menyebut dimajukannya Prancis Terbuka 2024 ternyata membawa keberuntungan tersendiri bagi tim bulutangkis Indonesia.
Pasalnya, selain bisa mencoba venue Olimpiade yang baru, yaitu Adidas Arena, tim bulutangkis Indonesia juga berkesempatan mencoba langsung tempat training camp (TC). Sesuatu yang belum pernah dilakukan di edisi-edisi Olimpiade sebelumnya.
"Jadwal French Open 2024 maju karena akan menjadi tes event hall baru, jadi sekalian saja kami juga mencoba calon tempat training camp-nya. Kami akan berada di sana selama tiga hari untuk pemusatan latihan," kata Roedy dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Senin (26/2/2024).
"Kami mengganggap ini merupakan simulasi awal Olimpiade, pengaturannya akan disesuaikan dengan keadaan saat bulan Juli nanti. Tujuannya adalah bagaimana aklimatisasi dan adaptasi berjalan optimal."
Anthony Sinisuka Ginting dan kolega akan bertolak lebih cepat menuju Prancis pada hari Rabu (28/2/2024) sore dengan tujuan kota Chambly yang berada 40 kilometer sebelah utara Paris.
Chambly adalah komune di departemen Oise yang rencananya bakal menjadi tempat training camp tim bulutangkis Indonesia menjelang Olimpiade 2024 Paris nanti.
Baca Juga: Indonesia Hanya Raih Satu Gelar di 4 Turnamen Awal Tahun, 'Warning' PBSI Jelang Olimpiade
"Tahun lalu, saya bersama Rionny (Mainaky) sudah melakukan survei dan melihat kesiapan, kesungguhan, dan sarana-prasarana yang ditawarkan. Chambly menjadi pilihan prioritas kami karena selaras dengan kebutuhan yang diperlukan," katanya.
Prancis Terbuka musim lalu didominasi oleh pebulutangkis China di mana mereka mampu mengamankan tiga gelar juara dari sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran.
Sedangkan untuk sektor tunggal putra, gelar juara berhasil diamankan wakil Indonesia, Jonatan Christie, setelah menyingkirkan Li Shi Feng dengan skor akhir 16-21, 21-15, dan 21-14.
Untuk sektor ganda putra, podium juara diamankan oleh wakil Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, yang di laga puncak menundukkan wakil Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dengan skor akhir 21-14, 10-21, dan 21-18.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag








