Takluk di Babak Final, Cerita Dongeng Anna Kalinskaya Berakhir

AKURAT.CO Perjalanan Anna Kalinskaya ke babak perempat final Grand Slam Australia Terbuka bulan lalu nampaknya bukanlah suatu kebetulan.
Hal itu dapat dilihat dari penampilan Kalinskaya di Kejuaraan WTA 1000, Tennis Dubai Duty Free 2024, yang berlangsung pada 18-24 Februari 2024.
Petenis putri peringkat 40 dunia itu lolos dari kualifikasi dan bahkan mampu melangkah hingga babak final yang merupakan partai puncak pertamanya.
Bukan cuma itu, petenis berusia 25 tahun tersebut juga mampu meraih tiga kemenangan beruntun atas petenis peringkat 10 teratas untuk mencapai final terbesar sepanjang kariernya.
Di babak 16 besar Kalinskaya mengalahkan petenis peringkat sembilan dunia, Jelena Ostapenko, dengan skor 6-4, 7-5.
Dia juga mampu mengalahkan peringkat tiga dunia, Coco Gauff, dengan skor 2-6, 6-4, 6-2 untuk meraih kemenangan pertama atas petenis peringkat lima besar.
Baca Juga: Harum Energy Men's World Tennis Tour: Indonesia Tambah 2 Wakil Babak Utama
Tidak berhenti sampai di situ, pada Jumat malam, petenis Rusia itu tampil sangat dominan ketika menghadapi peringkat satu dunia, Iga Swiatek.
Tertinggal 2-4 lebih dulu, Kalinskaya bangkit untuk mengamankan tiket final dengan kemenangan 6-4, 6-4. Kemenangan pertamanya atas Swiatek.
"Dia (Swiatek) pemain hebat. Saya tahu jika saya tidak tetap tenang dan agresif, dia akan menghancurkan saya," kata Kalinskaya selepas partai semi final melawan Swiatek, dikutip dari The Guardian, Minggu (25/2/2024).
"Itu rencana saya agar tetap agresif, sering membuatnya bergerak. Saya senang bisa menang, dia sangat luar biasa. Saya senang memiliki kesempatan untuk melawannya. Saya yakin kami akan sering bertemu di masa depan," jelasnya.
Catatan ini mengantarkan Kalinskaya menjadi petenis putri kualifikasi kedua dalam 40 tahun terakhir yang mengalahkan petenis Top 3 dalam sebuah turnamen.
Baca Juga: Justin Barki Andalan Indonesia Di Harum Energy Men's World Tennis Tour 2023
Sayang perjuangan epiknya terhenti di partai puncak. Kalinskaya harus mengakui ketangguhan petenis Italia, Jasmine Paolini, dengan skor akhir 6-4, 5-7, 5-7.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








