Akurat

Tekuk Exist, Jaya Raya Cetak Sejarah Di Kejurnas PBSI

| 17 Desember 2022, 22:09 WIB
Tekuk Exist, Jaya Raya Cetak Sejarah Di Kejurnas PBSI

AKURAT.CO, PB Jaya Raya Jakarta mencetak sejarah di Kejuaraan Nasional Beregu Campuran Dewasa Antarklub PBSI 2022. Klub asli ibu kota Indonesia tersebut tampil sebagai juara, sekaligus merengkuh titel yang ketujuh. 

Dalam partai final yang berlangsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (17/12) malam, Jaya Raya menunjukkan penampilan yang mengesankan. Klub yang berdiri sejak 1976 itu mampu mengatasi perlawanan Exist Badminton Club dengan skor telak 3-0. 

Ketua Harian PB Jaya Raya Jakarta, Imelda Wigoena mengaku tidak menyangka bahwa timnya bisa menjadi juara di Kejurnas Beregu Campuran Dewasa Antarklub 2022.

"Kita tidak menyangka bisa kembali juara. Puji Tuhan diberi kekuatan dan bisa juara. Saya lihat para pemain telah berjuang habis-habisan untuk membawa Jaya Raya juara," ucap Imelda di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta pada Sabtu (17/12).

"Kemenangan ini berkat kekompakan para pemain. Kalau tampil di beregu, pemain memang seperti memiliki energi luar biasa. Saya bangga dengan perjuangan para pemain."

Imelda menuturkan, persiapan Jaya Raya jelang Kejurnas ini sejatinya tidak begitu maksimal mengingat baru berlatih bersama dua kali. Terlebih, para pemain Pelatnas PBSI tidak boleh ikut serta pada edisi kali ini.

"Karena pengumuman tentang bahwa pemain pelatnas tak diikutsertakan itu sepuluh hari sebelumnya, kaget juga karena kami harus mengumpulkna atlet-atlet Jaya Raya yang sebagian sudah pindah ke klub lain," tuturnya.

"Tapi ternyata cukup banyak anak-anak yang masih setia ke Jaya Raya, jadi kami undang dan kumpulkan. Mereka merespons, terus sempat sih latihan bersama dua kali. Jadi sesungguhmya dari awal kami tak terpikir bisa jadi juara. Saya lihat perjuangan anak anak luar biasa."

Kesuksesan Jaya Raya menjadi juara dipastikan oleh pasangan ganda putra yang tampil di partai ketiga, Muhammad Reza Pahlevi Isfahani/Rian Swastedian. Duet mantan Pelatnas PBSI itu berhasil mengalahkan pasangan Exist BC, Ade Bagus Sapta Ramadhany/Sabar Karyaman Gutama lewat pertarungan rubber 21-23, 21-17, 21-13. 

Jaya Raya sebelumnya sudah mengantongi dua angka pertama, masing-masing lewat pasangan ganda campuran Hafiz Faizal/Della Destiara Haris dan tunggal putra Muhammad Sultan Nurhabibullah Mayang.

Hafiz/Della membuka pundi-pundi angkw Jaya Raya usai meredam kecepatan Zaidan Arrafi Awal Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dengan skor 21-17, 15-21, 21-15. Sedangkan Sultan menambah keunggulan setelah sukses menekuk Iqbal Diaz Syahputra, 21-17, 21-17. 

Bagi Jaya Raya, ini merupakan gelar ketujuh mereka sekaligus mempertegas dominasinya sebagai tim tersukses Kejurnas Beregu Campuran. Enam edisi sebelumnya dimenangi pada 1996, 2000, 2006, 2012, 2014, dan 2018. Jaya Raya unggul tiga gelar lebih banyak dari rivalnya, PB Djarum Kudus (1994, 1998, 2010, 2016).

Atas kemenangan itu, Jaya Raya berhak atas hadiah Rp400 juta. Sementara Exist Badminton Club menerima Rp200 juta. Semifinalis, Djarum Kudus dan Sarwendah Badminton Club Jakarta, masing-masing mendapatkan Rp100 juta.[]

Jaya Raya Jakarta vs Exist Jakarta (3-0): 

XD: Hafiz Faizal/Della Destiara Haris vs Zaidan Arrafi Awal Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, 21-17, 15-21, 21-15.

MS: Muhammad Sultan Nurhabibullah Mayang vs Iqbal Diaz Syahputra, 21-17, 21-17.

MD: Muhammad Reza Pahlevi Isfahani/Rian Swastedian vs Ade Bagus Sapta Ramadhany/Sabar Karyaman Gutama, 21-23, 21-17, 21-13.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.