Pilih Soneville atau Tan Joe Hok?

AKURAT.CO, Di tengah sepinya turnamen akibat wabah virus corona (Covid-19), laman resmi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) memenuhi kekosongan situasi ini dengan memuat kutipan menarik dari tokoh-tokoh bulutangkis.
Kini, mereka tampil dengan kuis yang berisi sepuluh pertanyaan tentang pengetahuan Anda terhadap ikon-ikon bulutangkis Indonesia. Dan dari sepuluh pertanyaan yang disampaikan dalam Bahasa Inggris, itu, agaknya merupakan pertanyaan untuk penikmat bulutangkis “serius”.
Memuat foto hitam putih pebulutangkis dan pelatih ganda putra legendaris, Christian Hadinata, saat masih bermain mengenakan kostum dengan badge bendera merah putih di dada kirinya, kuis ini menantang Anda untuk mencari tahu jawaban pertanyaan tersebut di google ketimbang menebak begitu saja.
Saya menolak menggunakan google dan saya hanya bisa menjawab lima pertanyaan saja. Salah satu pertanyaan yang salah adalah siapa pemain yang membawa Indonesia juara Piala Thomas tiga kali beruntun namun tak pernah memenangi All England.
Here's another chance to test your #badminton knowledge.
— BWF (@bwfmedia) April 17, 2020
This time it’s all about Indonesian Icons ????????.
Get set, go!#BadmintonAtHome#BadmintonIcons https://t.co/mYXRjP0c4B
Saya tidak tahu jawaban pertanyaan ini dan tebakan saya adalah antara Tan Joe Hok dan Ferry Soneville. Saya menduga Hariyanto Arbi dan Taufik Hidayat pernah hat-trick Piala Thomas di periode 1996-2002 dan saya yakin mereka pernah menang All England.
Jawaban saya salah karena ternyata yang benar adalah Ferry Soneville. Dan pertanyaan pertama ini membawa saya ke era awal kejayaan bulutangkis Indonesia sejak dekade 1950-an.
Tan Joe Hoek dan Ferry Soneville adalah pemain yang membawa Indonesia ke mata dunia bulutangkis dengan tiga gelar beruntun Piala Thomas pada periode 1958 – 1964.
Pertanyaan lain yang bisa saya jawab di antaranya adalah siapa rekan main Mohammad Ahsan saat menjadi runner-up Kejuaraan Dunia. Saya kebetulan menonton pertandingan itu pada 2017 di mana Ahsan berpasangan dengan Rian Agung Saputro menghadapi duet asal China, Liu Cheng/Zhang Nan.
Tapi saya juga bisa salah karena memilih Lin Dan sebagai jawaban pertanyaan siapa lawan yang dikalahkan Taufik Hidayat di final Olimpiade 2004. Pilihannya adalah Lin Dan, Peter Gade, Lee Hyun Il, dan Shon Seung Mo.
Jawabannya ternyata Shon Seung-Mo asal Korea Selatan. Lin Dan ternyata bahkan tersingkir di putaran pertama oleh pemain Singapura keturunan Indonesia, Ronald Susilo, di tahun itu.
Itu hanya beberapa saja dari sejumlah pertanyaan yang menarik. Jika Anda menyukai bulutangkis, tidak ada salahnya mencoba!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





