Akurat Logo

Usaha Gregoria Dihadang Pusarla Sindhu

Ardiansyah Pratama | 24 Januari 2019, 17:20 WIB
Usaha Gregoria Dihadang Pusarla Sindhu

AKURAT.CO, Langkah Gregoria Mariska Tunjung harus terhenti di babak kedua Indonesia Masters 2019. Gregoria menyerah dua set langsung 23-21 dan 21-7 dari wakil India, Pusarla V Sindhu di Stadion Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (24/1).

Sejak dimulainya pertandingan, Gregoria memang tampil tak terlalu maksimal. Padahal, sebelum jeda ia sempat menyamakan poin 10-10. Namun, hasil itu tak berlangsung lama, Pusarla akhirnya unggul 11-10 saat jeda dan terus memimpin hingga akhir set pertama dengan poin 23-21.

Merasa mampu mengimbangi permainaan juara BWF World Tour Finals 2018 pada set pertama, Gregoria mulai coba membalikan kedudukan di set kedua. Sempat berhasil curi satu poin di awal set kedua, seiring berjalannya pertandingan, Gregoria justru makin dibuat terpuruk. Bahkan saat interval Gregoria terpaut sembilan poin.

Usaha Gregoria untuk mengejar ketertinggalan rupanya tak banyak merubah keadaan. Pasalnya, hingga akhir gim kedua Gregoria justru tertinggal jauh dengan poin akhir 7-21. Gregoria tak memungkiri bahwa lawannya cukup membuat ia kesulitan. Terlebih saat memasuki set kedua.

"Untuk set pertama masih bisa imbangi, tapi set kedua saya mudah sekali kehilangan angka. Permainannya lebih percaya diri dan saya sulit sekali berkembang," jelas Gloria usai pertandingan.

Kekalahan bukan hanya dialami Gregoria saja, beberapa wakil Indonesia lainnya juga harus tersingkir di babak kedua. Sejauh ini Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang sudah mengamankan tiket perempat final.

Pun Begitu Indonesia masih berpeluang menambah wakil ke babak ketiga. Pasalnya, beberapa nama yang kerap menyumbang gelar belum melakoni pertandingan mereka di babak kedua ini.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.